RIAU ONLINE, PEKANBARU — Manajemen PSPS Pekanbaru mencoret lima pemain dari skuad utama di putaran kedua kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Kebijakan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim pada putaran pertama.
Manajer PSPS Pekanbaru, Miftakhul, membenarkan adanya perombakan komposisi pemain sebagai bagian dari strategi tim untuk tampil lebih kompetitif di fase lanjutan kompetisi dibawah komando Aji Santoso.
Berdasarkan hasil evaluasi manajemen dan tim pelatih, enam pemain yang dipastikan tidak lagi memperkuat PSPS Pekanbaru adalah Jimmy J. Aronggear, Irsan R. Lestaluhu, Ilham Zusril, M. Syamsul Rifai, dan Bramdani.
Miftakhul menjelaskan, keputusan tersebut diambil murni berdasarkan kebutuhan tim dan pertimbangan teknis, termasuk konsistensi penampilan, kecocokan dengan skema permainan, serta rencana penguatan skuad ke depan.
“Ini bukan keputusan yang mudah, tetapi harus diambil demi kepentingan tim. Kami ingin PSPS tampil lebih solid dan punya kedalaman skuad yang sesuai dengan target di putaran kedua,” jelasnya.
Meski demikian, manajemen tetap memberikan apresiasi atas kontribusi para pemain yang dicoret selama membela klub kebanggaan masyarakat Riau tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan mereka selama bersama PSPS. Mereka tetap menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan klub,” kata Miftakhul.
Dengan perombakan skuad tersebut, PSPS Pekanbaru menargetkan performa yang lebih konsisten dan hasil maksimal pada putaran kedua Liga 2 musim ini. Berbeda dengan pemain lainnya yang dicoret, Rio Saputro memilih untuk mengundurkan diri karena alasan keluarga.
"Rio mengundurkan diri karena ayahnya sedang sakit, jadi itu alasan Rio mengundurkan diri adalah keluarga," terangnya.

