Francis Yaghr, Gelandang Asal Ghana Jalani MCU di Jakarta, Selangkah Lagi Gabung PSPS?

Francis-Yaghr.jpg
Gelandang serang asal Ghana, Francis Yaghr, dikabarkan tiba di Jakarta untuk menjalani Medical Check-Up (MCU). (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Salah satu nama yang kini berada di ambang pintu masuk PSPS Pekanbaru adalah gelandang serang asal Ghana, Francis Yaghr, yang dikabarkan telah tiba di Jakarta dan sedang menjalani rangkaian Medical Check-Up (MCU).

Informasi yang beredar sebelumnya menyebutkan Francis berasal dari Nigeria atau Senegal. Namun, data resmi perjalanan kariernya menunjukkan pemain kelahiran 9 Maret 2025 atau yang kini berusia 24 tahun tersebut berasal dari Ghana.

Francis Yaghr dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan membangun serangan. Ia telah menempuh perjalanan karier di berbagai negara, terutama di kawasan Eropa Timur dan Asia.

Beberapa klub yang pernah ia perkuat antara lain Bourj FC di Liga Lebanon, Sloga Novi Grad Liga Bosnia, Nevežis Liga Lituania, Alay Osh Liga Kirgizstan dan Merani Tbilisi Liga Georgia.


Pengalaman bermain di sejumlah liga tersebut membuatnya dinilai memiliki kematangan taktik serta adaptasi yang baik terhadap berbagai gaya permainan.

Pemain berpostur 180 cm ini dikabarkan tengah menyelesaikan seluruh proses pemeriksaan kesehatan sebagai syarat utama sebelum Askar Bertuah mengambil keputusan akhir.

Hasil MCU tersebut akan menjadi faktor penentu apakah ia akan resmi direkrut untuk memperkuat lini tengah PSPS.

Keberadaan Francis disebut-sebut berpotensi menambah variasi serangan di lini kedua serta memberikan kreativitas tambahan dalam penguasaan bola. Antusiasme suporter juga mulai terlihat seiring kabar kedatangannya.

PSPS Pekanbaru hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun jika proses yang sudah masuk ke tahap MCU menandakan sang pemain berada selangkah lagi menuju Stadion Kaharuddin Nasution. Fans kini tinggal menunggu hasil final apakah gelandang asal Ghana itu akan mengenakan jersey Askar Bertuah musim ini.