RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemain asing PSPS Pekanbaru, Cristian Alex da Silva Santos, masih belum mampu menunjukkan performa gemilangnya sepanjang kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026.
Didatangkan dengan harapan menjadi juru gedor dan ujung tombak mematikan di lini depan, pemain asal Brasil itu justru tampil di bawah ekspektasi.
Alih-alih mengacak-acak pertahanan lawan, Cristian Alex kerap terlihat pasif di lapangan dan bahkan dijuluki “Alex Joging” oleh sebagian suporter PSPS karena lebih sering berlari kecil tanpa memberikan ancaman berarti ke gawang lawan.
Julukan tersebut semakin ramai terdengar setelah laga PSPS menghadapi Persiraja Banda Aceh, Sabtu 8 November 22025 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.
Dalam pertandingan itu, penampilan Alex menuai sorakan dari suporter tuan rumah yang kecewa melihat kontribusinya yang minim. Bahkan, beberapa rekan setimnya tampak enggan memberikan bola kepadanya di sepanjang laga.
Padahal, dari 9 pertandingan yang telah dijalani bersama Askar Bertuah, Cristian Alex tercatat sudah mencetak tiga gol dan satu assist. Namun, torehan tersebut belum cukup untuk memuaskan pendukung PSPS.
Gol pertama Alex tercipta saat PSPS menjamu PSMS Medan pada 20 September 2025, melalui sundulan di menit ke-62. Gol kedua ia lesakkan ke gawang Garudayaksa pada 29 September 2025, juga lewat sundulan di menit ke-85.
Sementara gol ketiganya hadir saat PSPS menghadapi Persikat Tegal pada 24 Oktober 2025, melalui eksekusi penalti di menit ke-73.
Selain tiga gol tersebut, Alex juga sempat menyumbang satu assist ketika PSPS berhadapan dengan Sumsel United pada 18 Oktober 2025.
Meski demikian, seluruh gol yang dicetak pemain kelahiran Brasil, 1 Desember 1993 itu, berasal dari situasi bola mati, bukan dari permainan terbuka. Hal ini membuat banyak pihak mulai meragukan kontribusinya sebagai striker asing yang diharapkan mampu menjadi pembeda.
Bagi para pendukung Askar Bertuah, performa Alex sejauh ini belum mencerminkan kualitas pemain impor. Mereka menuntut Alex untuk segera meningkatkan performa dan membuktikan dirinya layak mengenakan seragam kebanggaan PSPS Pekanbaru.

