Bupati Siak Lantik Robi Junipa Jadi Direktur PT Bumi Siak Pusako

bupati-siak-lantik-direktur-bsp.jpg
Bupati Siak Afni Zulkifli melantik Robi Junipa sebagai Direktur PT BSP periode 2026-2031 di Hotel Premiere, Kota Pekanbaru, Selasa, 7 Juli 2026. (WINDA MAYMA TURNIP/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bupati Siak Afni Zulkifli melantik Robi Junipa sebagai Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP), untuk periode 2026-2031 di Hotel Premiere, Kota Pekanbaru, Selasa, 7 Juli 2026. 

Dalam agenda ini, Bupati Afni juga menyampaikan pesan agar direktur yang baru dilantik tersebut dapat mengemban amanah dan tanggung jawabnya dengan maksimal untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Siak tersebut. 

"Perusahaan ini adalah marwah anak negeri yang diwariskan pemimpin kita pada masanya. Tantangan untuk menjalan perusahaan ini tidak mudah, semoga bisa menjaga amanah dan tanggung jawabnya," ujarnya. 

Ia menjelaskan, ada sejumlah hal yang harus dibenahi dalam PT BSP. Diantaranya manajemen perusahaan, komunikasi yang baik dengan kementerian, serta menyelesaikan masalah pipa yang menjadi janji PT BSP kepada SKK Migas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.



Menurutnya, SKK Migas dan Kementerian ESDM meminta permasalahan pipa harus dituntaskan tahun depan. Namun, Afni berharap agar perpipaan ini selesai di tahun ini agar pola pengangkutan dengan truk (trucking) yang menyebabkan biaya produksi tinggi dapat diatasi. 

Pihaknya juga mengatakan bahwa PT BSP adalah tulang punggung bagi Pemprov Riau. BSP diharapkan mampu berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

"Sekarang cost recovery sampai 95-97 persen, ini terlalu tinggi, idealnya 60-70 persen dan ini wajib ditekan. Mudah-mudahan ini bisa dikendalikan secara profesional sehingga memberikan dividen meningkat," jelasnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Siak tahun ini hanya menerima Rp100 miliar padahal sebelumnya mencapai Rp300 miliar. 

"Maka dari itu, tegakkan tata kelola perusahaan yang bersih transparan akuntabel, tingkatkan kinerja keuntungan perusahaan berkelanjutan. Semua pemilik saham butuh dividen, jadi jalin sinergi dengan Pemda dan seluruh pemangku kepentingan, dan bisa punya pipa yang mengaliri minyak," pungkasnya.