Purbaya Bakal Rekrut Hacker, Perkuat Sistem Keamanan Coretax

Menteri-Purbaya5.jpg
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa, di Jakarta, Senin, 22 September 2025. (Liputan6.com/Tira)

RIAU ONLINE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan akan menyelesaikan permasalahan sistem perpajakan sistem perpajakan Coretax milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggunakan jasa peretas atau hacker.

Purbaya menilai sistem keamanan Coretax telah mencapai nilai 95 ke atas, dari yang sebelumnya hanya berada di angka 30 dari 100.

Meski begitu, Purbaya juga ingin melibatkan sejumlah ahli keamanan siber asal Indonesia yang diakui secara global, agar nsiden kebocoran data Coretax yang sempat dijual di luar negeri tak terjadi lagi.

“Kita juga udah panggil hacker kita, yang jago-jago orang Indonesia ya, bukan orang asing. Anda jangan kira loh, orang Indonesia tuh hackernya jago-jago banget, di dunia juga ditakuti rupanya,” tutur Purbaya, dikutip dari kumparan, Minggu, 26 Oktober 2025.

Para peretas berpengalaman tersebut akan dibayar untuk membantu menguji sistem keamanan Coretax, dan hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan.


“Saya panggil yang ranking-ranking dunia itu, yang jagoan, kita bayar sih (untuk) bantuin saya, jadi sudah di test, udah lumayan,” katanya.

Selain itu, Purbaya tak menutup kemungkinan akan kemabli melibatkan para hacker andal dari dalam negeri jika diperlukan.

Ia juga mengungkapkan dirinya sudah berpengalaman bekerja sama dengan para ahli keamanan siber tersebut sejak masih bertugas di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) maupun di beberapa kementerian lain.

“Jadi saya ada satu orang dulu di Polhukam, jago jaringan segala macam, jago juga hacking. Dia dilatih di Rusia 6 bulan sekali. Khusus di tempat tertutup di sana. Saya pake di (Kementerian) Pertahanan kan aman. Jadi saya percaya dia,” jelasnya.

Purbaya menargetkan seluruh pembenahan sistem Coretax dapat rampung sepenuhnya pada awal tahun 2026.

“Saya yakin nanti begitu dikasih ke kita, Januari-Februari udah selesai itu, Januari (2026) udah selesai harusnya,” sebutnya.