RIAU ONLINE, BENGKALIS - PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menggelaR kegiatan “Bank Goes To School” dengan program edukasi keuangan “Satu Rekening Satu Pelajar” (KEJAR) di SD Islam Terpadu (IT) Ibu Harapan Bengkalis, Jumat, 25 Juli 2025.
Program KEJAR yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini bertujuan menanamkan kebiasaan menabung dan pengelolaan keuangan yang bijak sejak usia dini kepada para pelajar. Dalam kegiatan tersebut, siswa dikenalkan dengan konsep dasar perbankan seperti menabung, menyetor, menarik uang, serta manfaat memiliki rekening tabungan.
Branch Manager BRK Syariah Cabang Bengkalis, Badraini, mengungkapkan kegembiraannya atas antusiasme para peserta. Ia menekankan pentingnya menanamkan fondasi keuangan yang kuat sejak dini untuk mempersiapkan generasi emas yang cerdas finansial.
“Kebiasaan menabung bukan hanya soal menyisihkan uang, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan perencanaan masa depan. Menabung sejak dini merupakan investasi besar yang bisa menjadi bekal pendidikan, wirausaha, atau kebutuhan penting lainnya di masa depan,” ujar Badraini.
Produk tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) BRK Syariah menjadi salah satu sarana yang diperkenalkan kepada para siswa agar mereka lebih mudah mengelola keuangan secara syariah dan aman.
Kepala Sekolah SD IT Ibu Harapan, Safarudin, menyambut baik inisiatif BRK Syariah. Ia menilai edukasi keuangan berbasis syariah ini selaras dengan visi sekolah untuk mencetak generasi qur’ani yang cerdas, disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri secara finansial.
“Kami sangat mengapresiasi BRK Syariah yang hadir memberikan edukasi keuangan kepada siswa. Program KEJAR sangat tepat untuk membentuk karakter peserta didik yang unggul secara akademik dan finansial,” kata Safarudin.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pemimpin Bagian Retail Funding dan Priority Banking BRK Syariah, Nicky Sulaikha, pengurus sekolah, dan para guru SD IT Ibu Harapan Bengkalis.
Dengan dukungan penuh dari sekolah dan BRK Syariah, diharapkan budaya menabung dapat tumbuh kuat di kalangan pelajar dan menjadi fondasi utama mewujudkan generasi emas Indonesia yang cerdas finansial.

