BRK Syariah Luncurkan BRKSEduPay untuk Sekolah dan Pesantren Digital

BRK-Syariah-Luncurkan-BRKSEduPay-untuk-Sekolah-dan-Pesantren-Digital.jpg
Sosialisasi sistem transaksi digital BRKSEduPay di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Jumat, 25 Juli 2025. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - BRK Syariah sosialisasikan sistem transaksi digital BRKSEduPay (BRK Syariah Edu Pay) untuk Digitalisasi Sekolah yang digelar di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Jumat, 25 Juli 2025. 

Sistem ini diluncurkan untuk mendukung transaksi non-tunai di sekolah dan pesantren, serta terintegrasi langsung dengan aplikasi BRKS Mobile melalui kartu digital pelajar.

Melalui BRKSEduPay, siswa dan santri kini dapat melakukan berbagai transaksi digital, seperti absensi, pembelian di kantin atau koperasi sekolah, hingga pengisian saldo yang dapat dipantau orang tua secara real-time melalui aplikasi.

Pemimpin Dana dan Digital Banking BRK Syariah, Edi Wardana, melalui Pemimpin Bagian Digital Banking, T.M. Husni Kholil, menyampaikan manfaat dan implementasi sistem ini.


“BRKSEduPay telah digunakan oleh sekitar 18 ribu pelajar di Riau dan Kepulauan Riau. Salah satunya di Assajadah Islamic Boarding School Pekanbaru yang memanfaatkan kartu digital santri untuk absensi dan transaksi internal pesantren. Di Kepri, sistem ini juga sudah berjalan di MAN Tanjungpinang,” jelas Husni.

Ia menambahkan, inovasi ini bukan sekadar alat pembayaran, tetapi bagian dari upaya BRK Syariah untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif, sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan dan transparansi transaksi di kalangan pelajar.

“Kami ingin menjadi mitra strategis bagi sekolah dan pesantren dalam menyediakan solusi keuangan digital yang efisien, aman, dan sesuai prinsip syariah. Kolaborasi antara siswa, orang tua, dan sekolah menjadi kunci utama keberhasilan BRKSEduPay,” imbuhnya.

BRK Syariah menargetkan sistem ini dapat terus dikembangkan ke lebih banyak lembaga pendidikan di Riau dan Kepri. Harapannya, BRKSEduPay mampu menjadi tonggak penting dalam transformasi digital pendidikan, sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah sejak usia dini.