RIAU ONLINE, BENGKALIS - Api yang membakar hutan dan lahan di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, akhirnya padam pada Selasa, 7 April 2026, sore.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyatakan karhutla di Desa Sekodi padam setelah dilakukannya pendinginan secara menyeluruh di lokasi.
Ferdian menjelaskan satu regu personel dari Daops Siak dikerahkan untuk melakukan pemadaman di Desa Sekodi selama lima hari terakhir. Proses pemadaman turut dibantu hujan yang mengguyur lokasi kebakaran pada di dini hari.
"Setelah mopping up dilakukan dan evaluasi, sore ini (Selasa, red) Karhutla di Desa Sekodi dinyatakan padam,” ujar Ferdian.
Desa Sekodi menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla di Bengkalis. Tim pemadaman menghadapi berbagai kendala di lapangan, mulai dari keterbatasan sumber air hingga kondisi angin yang cukup kencang.
Meski progres penanganan karhutla di Bengkalis menunjukkan perkembangan positif, pemantauan lanjutan tetap dilakukan guna memastikan tidak ada titik api baru yang muncul.
"Penanganan karhutla di wilayah Bengkalis sendiri masih terus dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan, dengan fokus pada titik-titik rawan yang tersisa," tutupnya.

