Hari Ini Jokowi Lantik 13 Nama Hasil Reshuffle Jilid II, Ini Komposisinya

Presiden-RI.jpg
(AP FILE PHOTO)
ombudsman

RIAU ONLINE - Presiden Joko Widodo, pada hari ini, Rabu, 27 Juli 2016 pukul 14.00 WIB akan melantik 13 orang hasil perombakan kabinet (reshuffle) jilid II di Istana Negara.

 

Dari 13 orang tersebut, di antaranya terdapat sembilan nama baru yang masuk dalam jajaran Kabinet Kerja. Sementara, empat menteri bergeser dari Posisinya. Berikut seluruh nama yang akan dilantik Presiden Jokowi, siang ini, dilansir dari KOMPAS.COM:

 

 

1. Budi Karya Sumadi

 

Menggantikan Ignasius Jonan, Budi akan ditempatkan menjadi Menteri Perhubungan. Sebelum menjadi Menteri Perhubungan, Budi saat in imenjadi Direktur Utama Angkasa Pura II.

BACA JUGA: Malam-malam Jokowi Panggil Menteri di Kabinet Kerja, Ada Apa Gerangan?

 

2. Archandra Tahar

 

Presiden Joko Widodo, mempercayakan Archandra menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara, Sudirman Said tak lagi masuk kabinet.

 

Archandra merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan merupakan salah satu pengusul off shore blok Masel. Dia juga memiliki firma di Amerika Serikat.

 

3. Airlangga Hartarto

 

Menggantikan Saleh Husin, Airlangga Hartato mendapat jabatan sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga adalah representasi dari Partai Golkar yang belakangan menyatakan dukungannya kepada pemerintah.

 

4. Prof. Muhajir

 

Prof. Muhajir adalah mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Presiden Jokowi memberikan kepercayaan kepada Muhajir untuk menjabat Menteri Pendidikan Nasional menggantikan Anies Baswedan.

KLIK JUGA: Orang Riau tak Akan Lupa Janji Jusuf Kalla

 

5. Eko Putro Sanjoyo

 

Eko Putro Sanjoyo menggantikan posisi rekan sesama partainya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar dicopot dari jabatan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa, dan Transmigrasi.

 

6. Asman Abnur

 

Asman akan dilantik sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menggantikan Yuddy Chrisnandi. Asman Abnur adalah representasi dari Partai Amanat Nasional (PAN). Sebelum Golkar, PAN juga lebih dulu menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

 

7. Sri Mulyani Indrawati

 

Sri Mulyani kini kembali ke Indonesia setelah berkiprah di dunia internasional dengan menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Kini, dia mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro.

LIHAT JUGA: Reshuffle Kabinet Jilid II, Riau di-PHP oleh JK

 

8. Enggartiasto Lukita

 

Enggar mendapat mandat dari Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Perdagangan, menggantikan Thomas Lembong yang digeser menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Enggar adalah politisi Partai Nasdem dan juga seorang pengusaha. DIa pernah menjadi Ketua Real Estate Indonesia (REI).

 

9. Wiranto

 

Ketua Umum Partai Hanura ini dipercaya oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

 

10. Sofyan Djalil

 

Sofyan kembali mendapat tugas baru dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional menggantikan Ferry Mursidan Baldan.

 

Sebelumnya, Sofyan menjabat sebagai Kepala Bappenas. Jabatan itu didapatnya juga hasil dari reshuffle jilid I. Pada pembentukan kabinet di awal pemerintahan Jokowi, Sofyan sempat didaulat menjadi Menteri Koordinator Perekonomian.

 

11. Thomas Lembong


Thomas Lembong akan bergeser posisi menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), menggantikan Franky Sibarani. Sebelumnya, Tom menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Dia masuk ke dalam kabinet saat reshuffle jilid I pada bulan Agustus 2015.

 

12. Franky Sibarani


Kepala BKPM Franky Sibarani kini diangkat menjadi Wakil Menteri Perindustrian (posisi baru).

 

13. Luhut Binsar Pandjaitan

 

Luhut akan didaulat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman, menggantikan Rizal Ramli. Sebelum digeser ke jabatan baru itu, Luhut menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Dia juga sempat menjadi Kepala Staf Presiden pada masa awal pemerintahan Jokowi.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline