Aktual, Independen dan Terpercaya


Menyebar di 37 Negara, Partai Luar Negeri Emak-emak Ini Dukung Prabowo-Sandi

Partai-Emak-emak.jpg
(ISTIMEWA)


RIAU ONLINE - Persatuan atau Partai Emak-emak On Luar Negeri (PEOLN) menyatakan dukungannya untuk pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Grup ini terinspirasi dari ajakan bang Sandi-Prabowo untuk kampanye damai dan sejuk kepada emak-emak yang aktif mendukung beliau," ujar Founder PEOLN, Diana Dahlia, Rabu, 7 November 2018.

PEOLN berdiri karena kehebohan emak-emak yang suka berpolitik cerdas di media sosial lantas membentuk grup. Akhirnya, menjadi wadah tempat untuk emak-emak berkumpul dan berdiskusi, baik itu masalah politik, sosial, ekonomi, dan lain-lain secara cerdas, intelek, dan santun.

Wanita Minang yang berdomisili di New York ini menyebutkan PEOLN berdiri pada 10 Agustus 2018 di luar negeri, tapi kemudian booming di Indonesia dan memiliki cabang-cabang perwakilan dengan struktur organisasinya sendiri.

Partai Emak-emak4ISTIMEWA

Bahkan saat ini, anggota PEOLN sudah menyebar di 37 negara dan 83 kota di Indonesia. Setiap hari, permintaan untuk menjadi anggota terus bertambah, puluhan hingga ratusan orang.

Partai Emak-emak3ISTIMEWA

PEOLN adalah klub atau grup tempat berkumpulnya emak-emak yang sifatnya independen, mandiri, dan sukarelawan/volunteer. Emak-emak PEOLN adalah emak-emak yang melek politik dengan memegang teguh dua prinsip.

Partai Emak-emak2ISTIMEWA

"Pertama, musuh kasar, kita lembut tapi tajam. Dan kedua, musuh brangasan, kita elegan tapi tetap intelektual," kata Diana.

"Suara dan pengaruh kami juga menentukan hasil pemilu di mana saja. Kami emak-emak dan calon emak-emak lainnnya, bukan hanya sibuk mengurus 'bisnis domestik' saja, tapi juga emak-emak intelek terpelajar yang aktif bersuara dari kalangan bawah hingga atas," sambungnya.

Sejak berdiri hampir tiga bulan lalu, kata Diana, PEOLN aktif terjun langsung untuk mendeklarasikan masing-masing cabang perwakilannya, dan mengusung visi dan misi grup.

Bahkan, PEOLN juga mengadakan pasar murah dan penjualan baju-baju bekas, mainan, sepatu, tas, dan lain-lain, serta doa bersama dan sumbangan sosial untuk korban tsunami dan gempa di Palu. Termasuk, belanja ke pasar tradisional/geruduk pasar, kopi darat dan silahturahmi, Rabu biru dan promosi grup PEOLN, kampanye damai dan sejuk PAS, dokling, dan lain-lain.

"Rencana ke depan, PEOLN melanjutkan program peluncuran merchandise sendiri untuk membiayai program sosial dan aktivitas PEOLN, terjun langsung ke akar rumput yang akan dimulai oleh PEOLN Pusat/Jabotabek sebagai contoh, dan diharapkan akan diteruskan ke dan oleh perwakilan grup lainnya," tutup Diana.