Pemerintah Riau Minta Pejabat Berhemat

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menghimbau seluruh SKPD di jajaran Pemerintah Provinsi Riau untuk menghemat anggaran perjalanan yang digunakan untuk operasional ketika melakukan kunjungan kerja.

 

Himbauan ini dilakukan Andi Rachman, sapa akrab Arsyadjuliandi Rachman untuk melakukan efisiensi anggaran mengingat intruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hasil evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2016 yang banyak harus dihemat. (BACA: Plt Gubernur Khawatir SDM Riau tak Sanggup Hadapi MEA)

 

"Kita meminta SKPD harus melakukan efisiensi anggaran perjalanan dinas. Kalau memang perjalanan dinas itu tidak perlu jangan keluar daerah. Kalaupun ada rapat di Jakarta jangan ramai-ramai ikut," ujar Andi kepada wartawan, Kamis (07/01/2016).

 

Andi mengakui anggaran untuk perjalanan dinas pejabat di Riau selama ini cukup banyak menyedot anggaran pemerintah. Selain itu SKPD juga diminta meminimaliasir kegiatan-kegiatan di dinas yang tidak bisa dijalankan.

 

"Intruksi dari Kemendagri itu kita diminta untuk merasionalisasi serta mengevaluasi pagu anggaran yang kita anggarkan. Mereka minta harus ada efisiensi anggaran. Jangan terlalu banyak melakukan pemborosan anggaran," jawab Andi yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI ini. (LIHAT: Diskes Akan Luncurkan Aplikasi Sikda Generik)

 

Andi berjanji akan segera menyusun dan menghitung ulang anggaran-anggaran yang ada di seluruh SKPD. Ia akan segera mencoret dan melakukan efisiensi anggaran pada kegiatan yang terlalu banyak memakan anggaran.

 

"Kita akan segera menghitung ulang seluruhnya. Saya akan intruksikan pada SKPD untuk mencoret kegiatan yang tak terlalu penting. Atau mencoret kegiatan yang tak terkejar kegiatannya untuk dilakukan pada tahun ini," tandasnya.