RIAU ONLINE, PEKANBARU - Banyak dari kita menganggap aktivitas outdoor sebagai momen yang menyenangkan. Namun, kegiatan ini ternyata membawa risiko tersendiri.
Berjalan berjalan di taman, bersepeda, atau meeting di kafe terbuka. Tapi tahukah kamu, kulit yang terus-menerus “berhadapan” dengan elemen lingkungan seperti sinar UV, polusi, dan angin ternyata berpotensi mengalami stres oksidatif dan kerusakan dini.
Lalu, bagaimana agar kulit tidak hanya terlindungi, tapi juga tetap terlihat glowing dan segar? Simak 3 strategi praktis berikut:
1. Sunscreen + “Touch‑up” Strategis
Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30–50, spektrum luas (UVA + UVB). Tapi, memakai sekali saja tidak cukup. Kamu perlu touch-up setiap 2 jam—terutama setelah berkeringat atau terkena air.
Multiplikasikan perlindungan dengan memilih produk dengan antioksidan (vitamin C, E, niacinamide) untuk tambahan perisai terhadap radikal bebas.
2. Gunakan Perlindungan Fisik Seperti Topi, Kacamata & Pakaian Pelindung
Selain perlindungan sunscreen, perlindungan fisik seperti topi dengan pinggiran lebar, kacamata hitam ber-UV, dan pakaian dengan UV protection juga penting.
Pilih bahan ringan dan bernapas agar tidak membuat kamu cepat gerah, misalnya parasut ringan, mesh, atau kain berteknologi UV. Saat matahari sangat terik (11:00–15:00), usahakan mencari naungan atau payung—meski kamu tetap mengenakan sunscreen.
3. Hidrasi & Nutrisi Kulit yang Cukup
Kulit yang lembap dan kaya nutrisi lebih tahan terhadap stres lingkungan. Minum cukup air (minimal 2 liter/hari, bisa disesuaikan dengan cuaca dan aktivitas).
Gunakan face mist (tanpa alkohol) dengan kandungan pelembap seperti hyaluronic acid atau aloe vera ketika berada di luar lama. Konsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti buah-buahan berwarna (beri, jeruk), sayuran hijau, serta lemak sehat (minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan).

