RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru memperkuat koordinasi dalam penanganan kecelakaan di wilayah perairan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis serta simulasi penyelamatan korban tenggelam atau Water Rescue di Markas Komando (Mako) Ditpolairud Polda Riau.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dihadiri Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi.
Turut hadir Kabag Kerma Roops Polda Riau AKBP Yudhi Palmi D.J., Kabag Bin Opsnal Dit Samapta Polda Riau AKBP Lilik Eko Putro, serta sejumlah pejabat utama dan personel dari Ditpolairud maupun Basarnas Pekanbaru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel gabungan dan sambutan dari kedua pimpinan instansi. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan koordinasi dan kemampuan menghadapi operasi pencarian serta pertolongan di perairan.
Setelah penandatanganan, personel gabungan melaksanakan simulasi Water Rescue dan evakuasi korban tenggelam.
“Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan personel, sekaligus menguji koordinasi antarpihak dalam menghadapi kondisi darurat, terutama kecelakaan yang terjadi di wilayah perairan,” ujar Dirpolairud Polda Riau, Kombes Apri Fajar, Rabu, 4 November 2026.
Melalui kerja sama tersebut, Ditpolairud Polda Riau dan Basarnas Pekanbaru diharapkan semakin siap dan solid dalam menjalankan tugas kemanusiaan, khususnya memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami musibah di perairan.
Sinergi kedua instansi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pencarian, pertolongan, dan penyelamatan guna memberikan perlindungan kepada masyarakat.

