RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau Adam Syafaat meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan perhatian dan bantuan kepada para petani cabai lokal.
Bantuan ini dinilai sebagai pendorong agar produksi cabai di Riau dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat baik dalam jumlah dan kualitasnya.
Menurutnya, saat ini banyak petani yang enggan menanam cabai karena bantuan bagi mereka dihapus.
"Petani-petani kita nggak ada yang menanam cabai. Kemarin saya sudah bilang, walaupun parah defisit anggaran kita, bantuan kepada petani cabai jangan dihilangkan," ujarnya, Selasa 3 November 2026.
Lanjutnya, cabai adalah komoditas yang juga memengaruhi inflasi di Riau. Bantuan kepada petani, seperti untuk membeli pupuk, bibit dan obat-obatan dapat membantu petani sekaligus menekan harga cabai.
"Berapalah bantuan seperti pupuknya, bibitnya, kemudian obat-obatannya. Kalau itu dibantu, pasti semangat orang itu bertani cabai, apalagi dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini," jelasnya.
Sementara ini, pihaknya juga belum bisa memastikan bagaimana dengan anggaran bantuan bagi petani cabai tersebut di APBD 2027. Ia berharap Pemda tidak menyepelekan anggaran bagi petani cabai.

