RIAU ONLINE, PEKANBARU — Warga di kawasan Panam, Pekanbaru dihadapkan pada kondisi kualitas udara yang sangat buruk pada Rabu 9 September 2026 malam. Indeks kualitas udara atau AQI⁺ US tercatat mencapai 473, dengan kategori Berbahaya.
Data pemantauan kualitas udara pada pukul 20.00 WIB menunjukkan, polutan utama yang mendominasi adalah PM2.5, dengan konsentrasi mencapai 311,6 µg/m³.
Angka tersebut menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di udara. PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Pada waktu yang sama, kondisi cuaca di kawasan tersebut tercatat berada pada suhu sekitar 28 derajat Celsius, dengan kecepatan angin hanya sekitar 5 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 73 persen.
Kondisi angin yang relatif rendah dapat membuat polutan lebih sulit terdispersi sehingga konsentrasinya tetap tinggi di sekitar permukaan.
Dengan AQI⁺ US mencapai 473, kualitas udara berada pada level yang sangat mengkhawatirkan. Kondisi seperti ini berpotensi memberikan dampak kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Masyarakat yang berada di kawasan terdampak disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum melakukan kegiatan di luar rumah.
Catatan redaksi: Angka AQI dan PM2.5 di atas merupakan data pemantauan pada 20.00 WIB, 9 September 2026, sehingga nilainya dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan pergerakan polutan.

