RIAU ONLINE, PEKANBARU - Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Indonesia (Perdoski) membagikan tips perawatan kulit terbaik di tengah cuaca ekstrem dan polusi asap yang disebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Tips kecantikan ini dipaparkan langsung oleh dr. Puridelko Kampar, Sp.DVE, FINSD dalam event "Pekanbaru Skin Defense, Menjaga Kulit di Cuaca Ekstrem dan Polusi," yang digelar di Grand Elite Hotel, Jalan Riau, Sabtu 5 September 2026.
Ia menjelaskan, kulit wanita di Indonesia yang beriklim tropis dan sering menghadapi cuaca panas, paparan sinar UV serta polusi asap Karhutla.
"Cuaca ekstrem dan polusi udara karena asap bisa menyebabkan kulit kita kusam, berminyak, mengalami penuaan dini, radang. Kulit juga bisa menjadi kering, pori-pori besar, dan kerusakan sel kulit dalam jangka panjang," ujarnya.
Oleh karena itu, dr. Puri menjelaskan, perawatan kulit secara rutin penting untuk dilakukan. Bukan dengan banyaknya jenis produk yang digunakan, melainkan dengan produk yang tepat dan rutinitas yang disiplin.
"Merawat kulit bukan tentang berapa banyak produk yang kita gunakan. Tetapi memilih produk yang tepat dan seminimal mungkin dengan rutinitas yang baik," jelasnya.
Lebih lanjut, menurutnya perawatan kulit dimulai dari mengkonsumsi makanan yang sehat dan nutrisi seimbang serta hidrasi atau air minum yang cukup.
"Menghindari begadang, asap rokok dan olahraga serta pola makan yang baik dan sehat adalah perawatan kulit dari dalam," jelasnya.
Sementara itu, untuk merawat kulit dari luar dimulai dengan mandi dan mencuci muka menggunakan produk nonalcohol.
"Setelah mandi, sesegera mungkin untuk menggunakan pelembab dan sunscreen. Dua produk ini adalah yang paling penting. Anda bisa menggunakan deep cleaner saat mencuci muka, tapi cukup hanya saat wajah terasa sangat terpapar polusi, bukan setiap waktu," jelasnya.
Menurutnya, kulit wajah juga butuh bakteri baik untuk melawan bakteri yang menyebabkan masalah kulit, serta minyak untuk menjaga kelembaban. Sehingga, apabila mencuci wajah terlalu sering dan selalu menggunakan deep cleaning, kulit juga akan kehilangan "pertahanan" alaminya.
Selanjutnya, ia juga menganjurkan agar selalu mencari produk kecantikan yang sesuai jenis kulit. Seperti produk untuk kulit berminyak, kering atau kulit kering cenderung berminyak.
"Pemilihan produk yang tepat dapat membantu menyelesaikan masalah kulit yang diperlukan. Selalu lihat kandungan dalam produk kecantikan yang akan kita beli, apakah untuk kulit berminyak, berjerawat, kering dan lain-lain," jelasnya.
Ia kembali menegaskan, penggunaan pelembab dan sunscreen adalah rangkaian perawatan yang sangat penting untuk mencegah kerusakan kulit.
"Aplikasikan pelembab segera setelah mandi atau mencuci muka, kemudian sunscreen setiap 3 atau 4 jam sekali," jelasnya.
Terakhir, ia mengingatkan agar tidak segan untuk segera mendatangi dokter kulit terdekat jika mengalami permasalahan kulit baik karena polusi udara atau karena penggunaan produk-produk kecantikan.
Sebelumnya diberitakan, event "Pekanbaru Skin Defense, Menjaga Kulit di Cuaca Ekstrem dan Polusi," ini digelar oleh Riau Online, dengan dukungan APICAL Group dan kolaborasi bersama Wardah dan Perdoski.
Event ini juga disponsori oleh oleh APICAL, Perdoski (Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi dan Estetika Indonesia) Pekanbaru, BRK Syariah, Wardah, Khaf, Riau Petroleum, BNI, APGWI (APG Westkampar Indonesia), Bumi Siak Pusako (BSP), PTPN V, SKK Migas, Pemko Pekanbaru, RAPP, Polda Riau.

