RIAU ONLINE, PEKANBARU – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir mulai memicu berbagai kejadian pohon tumbang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan.
Dalam dua hari terakhir, sedikitnya dua insiden pohon tumbang terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, mengatakan insiden terbaru terjadi pada Selasa 21 Juli 2026, ketika sebuah pohon tumbang menimpa rumah warga dan kabel listrik di Jalan Sultan Syarif Kasim.
"Tim langsung melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang di dua lokasi. Kami pastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut," ujar Martin.
Ia menjelaskan, petugas BPBD bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, serta berkoordinasi dengan PLN untuk memutus sementara aliran listrik dan mengamankan kabel yang terdampak.
Menurut Martin, kolaborasi antarinstansi membuat proses penanganan berjalan lancar sehingga kondisi di lokasi dapat segera kembali normal.
Sehari sebelumnya, Senin 20 Juli 2026 sore, Tim BPBD Kota Pekanbaru juga mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Riau, Jalan Melur. Tim bergerak ke lokasi setelah menerima laporan melalui layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) 112.
"Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Setelah penanganan selesai, kondisi di sekitar lokasi dipastikan kembali aman dan normal," jelasnya.
Melihat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah-ubah, Martin mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Warga diminta menghindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon-pohon besar ketika hujan disertai angin kencang.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tetap waspada terhadap potensi banjir di sejumlah titik rawan dan segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan TRC 112 agar dapat ditangani secepat mungkin.

