RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru turun langsung ke lapangan untuk menyusun solusi permanen melalui normalisasi saluran drainase.
Survei lapangan dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, didampingi Kasi STNK Ditlantas Polda Riau Kompol Vino Lestari. Tim meninjau kondisi drainase di sepanjang ruas jalan yang selama ini menjadi salah satu titik langganan banjir saat hujan deras.
Hasil survei tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mendatangkan alat berat untuk mendukung pekerjaan normalisasi.
Selanjutnya akan dilakukan penggalian parit dari depan RS Awal Bros Pekanbaru hingga Simpang Tiga Harapan Raya guna memperlancar aliran air dan meningkatkan kapasitas drainase.
AKBP Dasril mengatakan, langkah tersebut merupakan solusi yang disiapkan agar genangan air tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di salah satu jalan utama Kota Pekanbaru.
"Kami ingin memastikan penyebab genangan dapat diidentifikasi secara menyeluruh sehingga penanganannya benar-benar tepat sasaran. Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu urat nadi lalu lintas Kota Pekanbaru dengan volume kendaraan yang sangat tinggi," ujar Dasril.
Selain menjadi jalur utama masyarakat, Dasril menyebut ruas jalan ini juga merupakan akses menuju rumah sakit, sehingga kondisinya harus tetap aman dan bebas dari hambatan.
Ia menambahkan, sinergi dengan Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru menjadi langkah penting agar penanganan banjir dapat memberikan hasil yang optimal.
"Hari ini alat berat mulai didatangkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Selanjutnya akan dilakukan penggalian parit sebagai upaya memperlancar aliran air sehingga genangan dapat diminimalisir," kata dia.
Ia berharap langkah ini mampu meningkatkan keselamatan, mengurangi potensi kemacetan, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan penanganan banjir yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas harus dilakukan secara cepat melalui kolaborasi lintas instansi.
"Saya menginstruksikan jajaran Ditlantas Polda Riau untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat serta kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama kami," tegas Jeki.
Menurutnya, persoalan banjir tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menghadirkan solusi jangka panjang.
Ia turut mengapresiasi respons cepat Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru yang langsung menindaklanjuti hasil survei lapangan dengan mendatangkan alat berat untuk normalisasi saluran drainase.
"Kami berharap pekerjaan ini dapat segera diselesaikan sehingga titik banjir di depan RS Awal Bros tidak lagi menjadi penyebab kemacetan maupun membahayakan pengguna jalan, termasuk kendaraan yang membawa pasien menuju rumah sakit," pungkasnya.

