Kiat Menjaga Imun Tubuh Tetap Prima Saat Puasa

lari-pagi.jpg
(int)

RIAUONLINE - Puasa ramadan mengharuskan kita untuk menahan rasa lapar dan haus, mulai dari terbitnya fajar hingga matahari terbenam. Karena pola makan berubah dari biasanya sementara aktivitas tetap saja, tentunya dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh atau imun. Padahal menjaga sistem imun menjadi salah satu kunci penting agar fokus dan stamina tetap prima, terlebih ramadan kali ini bersamaan dengan wabah virus yang mematikan.

Di tengah situasi saat ini, kita tentu ingin puasa dan aktivitas kerja berjalan lancar serta memiliki tubuh yang sehat agar mudah menangkal penyakit. Maka dari itu, menjaga sistem imun menjadi sesuatu yang tidak boleh disepelekan.

1. Asupan Makanan Sehat dan Bergizi

Pola makan yang berubah saat puasa membuat sistem imun rentan menjadi lemah. Solusinya adalah dengan memenuhi asupan nutrisi makanan saat sahur dan puasa. Makanan sahur sangat penting diperhatikan untuk mendapatkan sumber energi agar kamu tetap bugar. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, kaya serat dan minum air putih yang cukup.

Pada saat berbuka puasa konsumsi makanan ringan dahulu seperti kurma dan hindari makanan tinggi lemak. Awali dengan minum air putih atau air hangat dan hindari air dingin di awal karena dapat mengganggu tenggorokan dan pencernaan. Untuk makanan tidak ada bedanya dengan saat sahur, tetap mengandung karbohidrat, protein dan kaya serat. Saat berbuka puasa, ingatlah untuk tidak makan terburu-buru dan berlebihan.

2. Tidur Cukup dan Teratur

Kurang tidur selama puasa bisa menjadi penyebab menurunnya sistem imun. Begitu juga bila tidurnya tidak berkualitas atau teratur. Karena harus terjaga bangun sahur, pastikan Anda tidak begadang atau tidur larut malam. Untuk menjaga energi, Anda juga bisa sejenak tidur di siang hari. Pastikan tidak membiasakan terjaga di malam hari dan malah tidur di pagi hari hingga bangun terlalu siang.

Tidur cukup dan teratur tak hanya perkuat sistem imun namun juga turut membantu meregenerasi sel-sel tubuh, menjaga berat badan, pelancar metabolisme dan menekan hormon yang memicu munculnya stress.

3. Berhenti Merokok

Tidak hanya selama puasa saja, akan lebih baik lagi menghilangkan kebiasaan merokok sepenuhnya dari hidup Anda. Sebab merokok adalah musuh terbesar antioksidan dalam tubuh, jika antioksidan lemah, sistem tubuh sulit diperkuat. Lebih dari itu, efek merokok memperbesar resiko penyakit seperti kanker, paru-paru hingga pneumonia. Terlebih saat ini tengah terjadi wabah yang mematikan.

4. Aktif Bergerak

Puasa ramadan dan keharusan di rumah saja tak lantas menjadi alasan untuk malas bergerak. Justru karena situasi physical distancing saat ini, Anda harus memperkuat sistem imun dengan aktif bergerak. Tidak berat kok, Anda beraktivitas fisik seperti biasa di rumah saja, menyapu, mengepel, mencuci piring, jangan terlalu lama duduk saat bekerja maupun menonton.

Luangkan waktu untuk olahraga ringan yang tidak mengeluarkan banyak energi dan keringat, sekadar stretching dan yoga pun bisa. Kalau merasa bosan dan kurang semangat aktif bergerak dari rumah, Anda bisa mencoba hal baru dengan mengikuti Get Fit With Isoplus.

Artikel ini lebih dulu tayang di Liputan6.com

-->