Lorenzo Umumkan Kepindahannya ke Ducati Lewat Media Sosial

Lorenzo-Juara.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE - Pecinta MotoGP masih bertanya-tanya ihwal kepastian Jorge Lorenzo pindah ke tim Ducati musim depan. Lorenzo sendiri belum berkomentar terkait kepindahannya itu. Setelah kepindahannya diumumkan pada Senin, 18 April 2016 kemarin. Lorenzo akhirnya buka suara. Ia memilih media sosial mengungkapkan perasaannya. Selasa, 19 April 2016.

 

Dalam kesempatan tersebut, Lorenzo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah mendukungnya. Pebalap berjulukan X-Fuera itu juga berjanji akan memberikan kado perpisahan yang manis buat Yamaha.

 

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua pesan dari kalian yang saya terima dalam beberapa hari terakhir. Seperti yang kalian ketahui, saya akan menghadapi tantangan berat di masa depan," kata Lorenzo dalam video singkat berdurasi 20 detik di twitter pribadinya @lorenzo99. (KLIK: Siapa Teman Lorenzo di Ducati Musim Depan?)

 

"Namun, saat ini fokus saya adalah bersama Yamaha, Jerez, dan 15 balapan tersisa pada musim ini untuk mencoba meraih titel MotoGP untuk keempat kali. Terima kasih semuanya, terutama kepada tim Yamaha saya. Sampai jumpa di Jerez!" ujar Lorenzo, yang merebut tiga titel MotoGP bersama Yamaha pada 2010, 2012, dan 2015.

 

Lorenzo mengawali musim 2016 dengan baik. Dari tiga balapan yang sudah digelar, pebalap berusia 28 tahun itu juara di Qatar, gagal finis di Argentina, dan naik podium kedua di Austin. Dia kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 45 poin, terpaut 21 angka dari Marc Marquez (Honda). (BACA: Marc Marquez Beberkan Kisah Hidupnya dalam Komik)

 

Jorge Lorenzo berpeluang memangkas selisih dengan Marquez pada GP Spanyol, akhir pekan ini. Dia merupakan juara bertahan di Jerez dan sudah tiga kali menang di sana sejak debut di MotoGP pada 2008. Sebelum beraksi di trek, Lorenzo dijadwalkan hadir dalam konferensi pers jelang balapan bersama Marquez, Maverick Vinales (Suzuki), Andrea Dovizioso (Ducati), Scott Redding (Pramac Ducati), dan Lin Jarvis (Managing Director Yamaha Motor Racing), pada Kamis (21/4/2016). (Bola.Com)