Kecelakaan di GP Argentina Buat Lorenzo Banyak Bersabar

Joreg-Lorenzo-dan-Marquez.jpg
(SINDONEWS.COM)

RIAU ONLINE - Kecelakaan saat berlaga di GP Argentina, dua pekan lalu menjadi pelajaran berharga bagi Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo. Ia mengaku saat ini lebih banyak bersabar menjalani balapan untuk selanjutnya.

 

Setelah tampil impresif di seri pembuka dengan meraih kemenangan nyaris tanpa cela di GP Qatar, 20 Maret lalu, Lorenzo justru gagal finis di GP Argentina.

 

Pebalap asal Spanyol itu terjatuh di tikungan kedua saat balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo memasuki lap keenam. Selain gagal finis, Lorenzo juga harus tergeser dari posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2016. (KLIK: Sejarah, Rio Pertama Kali Start di Depan Juara Dunia)

 

"Sangat disayangkan dengan apa yang terjadi di Argentina. Itu sedikit karena ban depan Michelin dan sedikit karena kondisi trek yang basah. Saya tidak punya kesabaran untuk tetap tenang dan menyadari saya tidak bisa menang," ujar Lorenzo seperti dilansir Autosport, kemudian dikutip RIAUONLINE.CO.ID dari laman CNN.

 

"Dengan sedikit bersabar saya bisa finis di posisi ketiga setelah Maverick [Vinales] dan kedua Ducati kecelakaan, seperti yang dilakukan Dani pedrosa. Tapi saya tidak sabar."

 

Tidak hanya belajar sabar, Lorenzo juga mengaku belajar untuk lebih hati-hati setelah kecelakaan di GP Argentina. Pembelajaran dari GP Argentina membuat Lorenzo berhasil finis kedua pada GP Austin, akhir pekan lalu.

 

"Seperti yang kita lihat di Austin, kita lihat banyak pebalap yang mengalami kecelakaan. Saya berusaha untuk tidak mengalami kecelakaan dan merasa kuat," ucap Lorenzo.

 

Sukses finis kedua di GP Austin membuat Lorenzo naik ke posisi kedua menggeser posisi Valentino Rossi yang gagal finis setelah mengalami kecelakaan di lap ketiga. Lorenzo saat ini tertinggal 21 poin dari Marc Marquez di puncak klasemen.

 

Selanjutnya MotoGP 2016 akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, 24 April mendatang, dan Lorenzo optimistis bisa lebih kuat jika tampil di Eropa.

 

"Kami hanya tertinggal 21 poin dan akan tampil di trek (Jerez) yang biasanya cocok untuk kami, cocok untuk saya dan motor Honda. Kami percaya bisa membuat sesuatu berbeda di Eropa," ujar Lorenzo.