Satu Korban Tragedi Lontar Jumrah Asal Indonesia

Alat-berat-roboh-timpa-jamaah-haji-3.jpg
(Channel Islam International)

RIAUONLINE, MEKKAH - Satu korban Indonesia yang meninggal dalam musibah jamaah terinjak-injak di Jalan Arab 204, Mina, Kamis, 24 September 2015, adalah jamaah yang berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur.

 

Pantauan tim Media Center Haji (MCH) yang ikut dengan rombongan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ke Rumah Sakit Al-Jisr yang ada hanya berupa selendang bertuliskan Safara Tour and Travel Bojonegoro.

 

Sebelumnya, Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat mengatakan satu orang jemaah Indonesia meninggal dalam musibah tragedi saling injak di Jalan 204, saat akan menuju tempat lempar jumrah di Mina, sekitar pukul 07.30, waktu Arab Saudi. (BACA: Korban Tewas Jumroh Bertambah, Kini 453 Orang)

 

"Baru dikenali awal, nama, dan kloternya," kata Kepala Daker Mekah Arsyad Hidayat di Mekah, Arab Saudi, Kamis, 24 September 2015. Namun ia belum dapat memastikan nama dan kloter korban. Keterangan itu diperoleh dari pasangan anggota jemaah yang meninggal.

 

Arsyad mengatakan jalan tersebut bukan yang biasa digunakan jemaah Indonesia untuk melempar jumrah. "Jemaah Indonesia diimbau dan diminta tidak melempar jumrah pada pukul 08.00-11.00, waktu Arab Saudi, karena saat itu sedang ramai jemaah lempar jumrah."

 

Kementerian Pertahanan Sipil Arab Saudi mengatakan jumlah jemaah tewas dalam tragedi di Kota Mina, Arab Saudi, terus bertambah. Seperti yang dilaporkan Reuters lewat akun Twitter-nya, setidaknya 717 jemaah tewas, sementara 805 orang lainnya mengalami luka-luka ketika terjadi insiden saling injak di Kota Mina. (KLIK: Alat Berat (Crane) Roboh di Masjidil Haram, Timpa Jamaah Haji

 

Sebelumnya, laman Al Arabiya News, menyebutkan 220 orang tewas dalam tragedi itu. Operasi penyelamatan sedang dilakukan setelah insiden saling injak di Mina, dekat Mekah, ketika ratusan ribu peziarah mengambil bagian dalam proses melempar jumrah atau biasa dikenal 'merajam setan', ritual besar terakhir dari prosesi haji.

 

Koresponden Al Arabiya News Channel melaporkan dari rumah sakit darurat di Mina, kekisruhan pecah di pintu masuk dari Jamarat, jembatan dekat Jalan 204, bukan di dalam wilayah lokasi melempar jumrah itu.

 

"Korban yang terluka telah dikirimkan keempat rumah sakit lain di wilayah sekitar Kota Mina. Beberapa orang yang terluka telah dievakuasi dengan helikopter ke rumah sakit di Kota Mekah," demikian laporan laman Al-Arabiya.

 

Cuplikan adegan mengenaskan itu menunjukkan orang-orang tergeletak di lantai sementara kru penyelamat darurat merawat korban terluka. Gambar-gambar di Twitter juga menunjukkan rumah sakit di sekitar daerah tetangga Mina bersiap menampung korban.

 

Sumber: AL-ARABIYA | REUTERS | ANTARANEWS | BC | TEMPO

-->