Ledakan Bom di Pusat Bisnis Thailand, Pariwisata Terguncang

BOM-TAHAILAND.jpg
(KOMPAS)

 

RIAUONLINE, BANGKOK - Sebuah ledakan bom mengguncang Ibu Kota Bangkok, Thailand, pada Senin (17/8/2015). Bom itu meledak tepat di luar sebuah kuil Hindu Erawan di sebuah persimpangan utama pusat kota Bangkok.

 

Kementerian Pertahanan Thailand belum mengungkap indikasi pelaku yang bertanggung jawab atas ledakan bom tersebut. Namun, dilihat dari lokasi serangan yang berada di pusat bisnis dan hotel Negeri Gajah Putih, pemerintah menduga ledakan ini ingin merusak citra Thailand.

 

"Pelaku sejak awal berniat menghancurkan ekonomi dan turisme," kata Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan seperti dilansir Kantor Berita Reuters, Selasa (18/8).

 

Thailand selama ini punya dua 'kambing hitam' untuk setiap aksi teror di negara itu. Pertama adalah gerakan separatis di wilayah Pattani, selatan Thailand, yang mayoritas muslim. Namun kelompok ini jarang menggelar serangan di luar wilayahnya.

 

Sedangkan faktor lain adalah konflik antara pendukung kerajaan Thailand dan pendukung Thaksin Shinawatra yang digulingkan militer. Faktor kedua ini lebih pelik, karena melibatkan persaingan antara sesama petinggi militer yang berdasarkan sejarah selama 50 tahun terakhir, sering menggelar kudeta di negara itu.

 


Tanpa menyebut indikasi pihak-pihak yang dicurigai berada di balik insiden Bangkok, juru bicara Kepolisian Thailand Prawut Thavornsiri meyakini motif bom ini politis. "Pelaku ingin menciptakan kekacauan di negara ini," tandasnya.

 

Bom pipa berbahan TNT itu meledak di Jalan Ratchaprasong, dekat Kuil Erawan, Distrik Chidlom, Senin (17/8) pukul 18.53 waktu setempat. Awalnya polisi menyebut bom diletakkan pelaku di sepeda motor. Belakangan, Kepala Kepolisian Thailand, Somyot Poompanmuang, memastikan bom ini ditanam di dekat kuil Erawan. "Jenisnya bom pipa," kata Somyot.

 

Korban tewas, menurut media massa Thailand mencapai 27 orang. Namun otoritas Negeri Gajah Putih berkukuh, baru ada 16 jenazah yang terdata di seluruh rumah sakit Bangkok terkait ledakan ini. Sedangkan 80 lainnya cedera parah sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit. (Merdeka.Com)

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline