Paceklik Kemenangan, PSPS Pekanbaru Belum Rasakan Kemenangan di Tujuh Laga Terakhir

Menang-5-2-Lawan-Sriwijaya-FC-PSPS-Pekanbaru-Masih-Tertahan-di-Posisi-8.jpg
Tim PSPS Pekanbaru saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. (Instagram/PSPS Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Performa PSPS Pekanbaru di ajang Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 tengah memasuki fase mengkhawatirkan. Tim berjuluk Askar Bertuah itu belum sekalipun meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir.

Anak asuh Aji Santoso ini terakhir kali mencicipi kemenangan kala menjamu Persikat Tegal, 16 Januari 2026 di Stadion Kaharuddin Nasution, pekanbaru.

Di hadapan ribuan penyokongnya, Askar Bertuah kala itu menang dengan skor cukup menjanjikan, yakni 2-0. Dua gol ini dipersembahkan oleh Asir Azis di menit ke 7 dan legiun asing asal Brasil Antonio Gamaroni di menit 89.

Seusai laga menghadapi Persikat Tegal,  PSPS sama sekali belum mencicipi 3 poin.

Di laga selanjutnya 23 Januari 2026, ketika menghadapi Adhyaksa FC Banten, di hadapan ribuan pendukungnya PSPS harus rela berbagi 1 poin setelah laga berkesudahan dengan kedudukan 1-1.

31 Januari 2026, ketika PSPS bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh. Asir Azis cs harus menelan kekalahan dengan skor akhir 4-2.

Memasuki putaran ketiga Liga 2 Pegadaian, PSPS kembali ke kota berjuluk Serambi Mekah untuk menerima tantangan dari Persiraja Banda Aceh, 14 Februari 2026.

Hasil yang didapatkan pasukan Aji Santoso tidaklah buruk, PSPS berhasil menahan gempuran Persiraja di depan ribuan pendukungnya dengan hasil 1-1.


Kemudian PSPS harus terbang ke Banten untuk meladeni tantangan dari Adhyaksa FC, 20 Februari 2026. Di Banten PSPS juga meraih hasil imbang dengan kedudukan akhir 2-2.

Kemudian 28 Februari 2026 atau pekan ke 21, PSPS kembali bermain di hadapan ribuan pendukungnya untuk meladeni tantangan dari klub milik Prabowo Subianto, yakni Garudayaksa.

Meski sudah mendapatkan dukungan dan nyanyian tanpa henti dari suporter selama 90 menit, PSPS kembali gagal meraih kemenangan. Kala itu Garudayaksa berhasil menahan imbang PSPS dengan skor 0-0.

Laga terakhir ketika menjamu PSMS Medan di kandangnya, 28 Maret 2026 Aji Santoso merubah formasi. Yang mana biasanya pelatih asal Malang itu menggunakan formasi 4-3-3, kali ini Aji menggunakan formasi 3-5-2.

Berhasil ungguli Ayam Kinantan, julukan dari PSMS Medan di menit ke-26 melalui kepala Antonio Gamaroni yang memanfaatkan umpan manja dari Natanael Siringoringo, PSPS harus rela gawangnya yang dijaga Airlangga Setyo harus dijebol Nazar Nurzaidin di menit ke-66.

Hingga wasit Asep Yandis meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga di Stadion Utama Sumatera Utara, skor 1-1 tidak berubah dan kedua tim asal Pulau Sumatera inu harus rela berbagi 1 poin.

Dari 10 tim yang menghuni Grup A Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026, PSPS Pekanbaru untuk sementara berada diposisi 8 dengan mengumpulkan 25 poin.

PSPS tertinggal 4 poin dari Persikad Depok yang berada di posisi ke 7 dengan 29 poin dan selisih 3 poin dari Persikat Tegal yang berada di posisi 9.

Sebagai informasi Sriwijaya FC masih nyaman berada di peringkat ke-10 dengan mengoleksi 2 poin dari 22 laga yang sudah dimainkan dan hampir dipastikan klub kebanggaan warga Palembang ini terdepak dari Liga 2 untuk musik depan.

Sementara itu posisi PSPS belum nyaman, jika terus gagal meraih kemenangan di laga tersisa, tim kebanggaan warga Pekanbaru ini bisa saja menggantikan posisi Persikat Tegal di posisi 9 dan jika PSPS berada di posisi 9 maka PSPS akan menjalani fase laga Playoff Degradasi.