Ditahan Imbang PSMS Medan, Aji Santoso Salahkan Pemain

Ditahan-Imbang-PSMS-Medan-Aji-Santoso-Salahkan-Pemain.jpg
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso. (Herianto Wibowo/Riau Online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – PSPS Pekanbaru  kembali gagal mengamankan kemenangan saat bertandang ke markas PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship, Sabtu 28 Maret 2026 malam.

Meski sempat unggul lebih dulu, PSPS harus puas berbagi poin setelah laga berakhir imbang 1-1.

PSPS membuka keunggulan pada babak pertama melalui gol yang dicetak Antonio Gamaroni. Namun, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Nurzaidin.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso tetap mensyukuri hasil satu poin yang diraih timnya, meski mengakui timnya memiliki peluang besar untuk membawa pulang kemenangan dari Medan.

Menurut Aji, PSPS sebenarnya tampil cukup dominan sepanjang pertandingan. Ia bahkan menilai PSMS hampir tidak memiliki peluang berarti selain satu momen yang berujung gol penyeimbang.


“Tim lawan (PSMS) hampir tidak punya peluang sama sekali, hanya satu itu. Pemain-pemain saya terlambat mengantisipasi pergerakan pemain lawan sehingga mereka bisa mencetak gol,” ujarnya.

Meski demikian, Aji mengakui pertandingan berlangsung menarik dengan kedua tim bermain terbuka dan saling menyerang. Ia menilai PSPS mampu tampil lebih agresif hingga berhasil unggul lebih dahulu.

“PSMS Medan juga berani menyerang, terbukti kami lebih dulu unggul. Tapi itulah sepak bola, seharusnya kita dapat tiga poin, tapi hanya satu,” tambahnya.

Aji juga memberikan apresiasi terhadap kualitas tim tuan rumah yang dinilainya memiliki materi pemain dan pelatih yang baik.

“PSMS Medan bukan tim yang jelek. Mereka punya pemain-pemain yang bagus dan pelatih berkualitas. Yang jelas, saya tetap syukuri hasil ini meskipun cukup disayangkan berakhir imbang,” pungkasnya.

Hasil ini membuat persaingan di papan klasemen semakin ketat, terutama bagi PSPS yang masih berjuang keluar dari zona playoff di sisa pertandingan musim ini.