Ade Suhendra Buka Peluang Kembali ke PSPS Pekanbaru

Pelatih-Kepala-Adhyaksa-FC-Ade-Suhendra.jpg
Pelatih Kepala Adhyaksa FC, Ade Suhendra (tengah). (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelatih kepala Adhyaksa FC Banten, Ade Suhendra, mengaku merasa senang bisa kembali menginjakkan kaki di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru.

Meski kali ini hadir sebagai tim lawan, stadion tersebut menyimpan kenangan mendalam bagi sosok yang akrab disapa Ajo tersebut.

Ade Suhendra merupakan mantan pemain PSPS Pekanbaru yang membela klub kebanggaan Riau itu pada era Liga Indonesia musim 2004/2005, sekaligus menjadi klub profesional pertama dalam perjalanan karier sepak bolanya.

Pelatih dengan lisensi A-AFC berusia 42 tahun kelahiran Duri, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau ini dikenal sebagai salah satu figur penting PSPS pada masanya.

“Saya senang kembali ke Pekanbaru walaupun datang sebagai lawan. Saya lihat atmosfer di Stadion Kaharuddin Nasution sangat bagus, suporternya ramai dan penonton benar-benar menikmati pertandingan,” ujar Ajo, Jumat 16 Agustus 2026.

Ia mengaku merasakan perbedaan signifikan dibandingkan saat dirinya masih aktif bermain bersama PSPS. Menurutnya, antusiasme suporter yang memenuhi stadion saat ini menjadi gambaran ideal sebuah pertandingan sepak bola.


“Tentunya berbeda dengan ketika saya masih main di PSPS. Inilah sepak bola yang ditonton dengan orang banyak, atmosfernya sangat hidup,” tambahnya.

Usai gantung sepatu, Ade Suhendra melanjutkan kiprahnya di dunia kepelatihan. Saat ini, ia menjabat sebagai pelatih kepala Adhyaksa FC Banten dan memimpin tim tersebut pada musim kompetisi 2023/2024, membawa pengalaman panjangnya sebagai mantan pemain profesional ke bangku pelatih.

Bersama Adhyaksa Ajo berhasil membawa Adhyaksa ke posisi 2 sementara Grup A dengan 30 poin dari hasil 8 kali menang, 6 kali seri dan 3 kali kalah.

Terkait peluang kembali ke PSPS Pekanbaru sebagai pelatih, Ajo mengaku tidak menutup kemungkinan. Namun, ia menegaskan seluruh keputusan berada di tangan manajemen PSPS Pekanbaru. 

“Masa depan saya tidak tahu. Kalau ada rezeki ke PSPS, saya tidak akan menolak. Semua keputusan ada di manajemen,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Ajo menyampaikan harapan besar agar PSPS Pekanbaru terus berbenah dan kembali berjaya di kancah sepak bola nasional.

“Saya berharap PSPS bisa lebih baik ke depannya, karena PSPS adalah klub kebanggaan Riau dan klub profesional pertama saya sebagai pemain,” pungkasnya.