Heroik! Sumsel United Pecundangi PSPS Meski Tampil dengan 10 Pemain

Heroik-Sumsel-United-Pecundangi-PSPS-Meski-Tampil-dengan-10-Pemain.jpg
Tim PSPS Pekanbaru saat menghdapi Sumsel United di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu 10 Januari 2026. (Dok. PSPS Pekanbaru)

RIAU ONLINE, PALEMBANG – PSPS Pekanbaru harus menelan pil pahit setelah gagal mempertahankan keunggulan dan takluk dari Sumsel United dengan skor 2-3 dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu 10 Januari 2026 sore.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi tim berjuluk Askar Bertuah. Pasalnya, PSPS sempat unggul lebih dulu dan menghadapi Sumsel United yang bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-30.

Sejak peluit awal dibunyikan, PSPS tampil percaya diri dengan langsung mengambil inisiatif serangan. Meski bermain di kandang lawan, tim asuhan Aji Santoso mampu menguasai jalannya pertandingan dan menunjukkan permainan agresif.

Pada laga ini, Aji Santoso menurunkan lima pemain anyar sekaligus, yakni Brandon Scheunemann, Misbakus Sholikin, Reza Kusuma, Ilham Syafri, dan Vieri Donny. Kehadiran mereka membuat lini tengah dan pertahanan PSPS tampil cukup solid.

Brandon dan Misbakus beberapa kali sukses mematahkan serangan Sumsel United, sementara Vieri Donny kerap merepotkan barisan belakang tuan rumah melalui pergerakan dan kecepatannya.

PSPS Unggul di Babak Pertama

Keunggulan PSPS tercipta pada menit ke-21 setelah wasit menunjuk titik putih akibat handball pemain belakang Sumsel United. Ilham Fathoni yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya tak mampu dibendung kiper Panggih dan membawa PSPS unggul 0-1

PSPS nyaris menggandakan keunggulan tiga menit berselang. Vieri Donny melepaskan tendangan keras ke arah gawang, namun masih mampu diamankan kiper Sumsel United.


Alih-alih menambah gol, PSPS justru kebobolan pada menit ke-26. Juninho Cabral berhasil lolos dari jebakan offside dan menaklukkan kiper PSPS, Muhammad Darmawan, sehingga skor kembali imbang 1-1.

Keunggulan PSPS kembali tercipta pada menit ke-28. Memanfaatkan umpan matang menyusur tanah dari Ilham Fathoni, Vieri Donny sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membawa PSPS unggul 1-2.

Petaka bagi Sumsel United terjadi pada menit ke-30. Kapten tim, Rachmad Hidayat, harus menerima kartu kuning kedua akibat dua pelanggaran keras yang dilakukannya. Sumsel United pun harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.

Melihat ada celah kosong yang ditinggalkan Rachmad Hidayat, PSPS nyaris menambah keunggulan pada menit ke-39 lewat tendangan Rafly Selang, namun kembali mampu ditepis kiper Panggih. Hingga turun minum, skor 2-1 untuk keunggulan PSPS tetap bertahan.

Sumsel United Bangkit di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, situasi pertandingan justru berbalik. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Sumsel United tampil lebih agresif dan berani menekan lini pertahanan PSPS. Sementara itu, PSPS lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Tekanan Sumsel United akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-52. Umpan matang dari Fatchurochman disambut sundulan akurat Kahar Kalu yang tak mampu dihalau Muhammad Darmawan. Skor pun kembali imbang 2-2.

PSPS mencoba merespons melalui sejumlah peluang. Pada menit ke-62, Asir Azis melepaskan tendangan keras, namun masih dapat diamankan kiper Panggih.

Tendangan bebas Reza Kusuma pada menit ke-71 juga belum membuahkan hasil setelah ditepis penjaga gawang Sumsel United. Dua menit kemudian, PSPS kembali mendapatkan peluang dari situasi bola mati. Namun sepakan Rafly Selang justru melambung jauh di atas mistar gawang.

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Sumsel United menunjukkan mental juara. Pada menit ke-90, Diego Dall’Oca sukses mencetak gol penentu kemenangan, sekaligus membungkam PSPS Pekanbaru di Stadion Jakabaring. Skor 3-2 untuk keunggulan Sumsel United bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Posisi Klasemen

Kemenangan ini membuat Sumsel United semakin nyaman di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 28 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Garudayaksa yang mengoleksi 29 poin.

Sementara itu, PSPS Pekanbaru masih harus berjuang di papan bawah. Askar Bertuah kini berada di posisi ketujuh dengan 17 poin, hanya unggul selisih gol dari Persekat Tegal dan PSMS Medan yang menempati peringkat kedelapan dan kesembilan.