Lakukan Indisipliner, Yudha Febrian Dicoret dari PSPS Pekanbaru

Yudha-Febrian.jpg
Yudha Febrian, pemain bek kiri PSPS Pekanbaru (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU — Manajemen PSPS Pekanbaru mencoret bek kiri Yudha Febrian dari skuad utama untuk kompetisi Liga 2 musim 2025/2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pemain berusia 23 tahun itu melakukan tindakan indisipliner yang dinilai merugikan tim.

Chief Operating Officer (COO) PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, membenarkan keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencoretan Yudha bukan keputusan sepihak, melainkan hasil pertimbangan bersama antara manajemen dan tim pelatih.

“Ya, benar. Yudha kami coret karena ada tindakan indisipliner dari pemain. Maka dari itu, manajemen mengambil langkah tegas,” ujar Edward Riansyah, Jumat 7 November 2025.

Sejak resmi bergabung dengan PSPS Pekanbaru pada 10 Agustus 2025, Yudha belum pernah tampil sebagai starter dan sudah beberapa waktu tidak terlihat dalam aktivitas latihan tim.


Menurut Edu, sapaan Edward Riansyah pelatih kepala Aji Santoso juga memberikan rekomendasi agar pemain eks Timnas U-19 itu dikeluarkan dari skuad.

“Pencoretan ini sudah mulai diberlakukan sejak kompetisi memasuki pekan kelima. Kami tidak ingin satu pemain yang tidak berkomitmen justru merusak semangat tim secara keseluruhan,” tegasnya.

Ia menambahkan, tindakan disiplin tersebut diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh pemain PSPS Pekanbaru agar tetap menjaga profesionalisme dan komitmen terhadap tim.

“PSPS sedang berjuang memperbaiki posisi di klasemen. Jadi kalau ada pemain yang tidak bertanggung jawab, jangan kaget kalau dicoret dari tim,” tutup Edward.

Sebagai catatan, nama Yudha Febrian sebelumnya sempat menjadi sorotan publik pada 2020 lalu. Bersama Serdy Ephy Fano, ia pernah dipulangkan dari pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19 di Jakarta oleh pelatih Shin Tae-yong karena melakukan pelanggaran disiplin berat.

Rekaman CCTV di Hotel Fairmont, tempat Timnas menginap kala itu, menunjukkan keduanya meninggalkan hotel pada malam hari dan baru kembali pukul 03.00 dini hari, Senin 23 November 2020. Kejadian tersebut membuat karier Yudha sempat meredup sebelum akhirnya direkrut PSPS Pekanbaru pada pertengahan 2025.