RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bank Raya Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2024, Bank Raya berhasil meraih predikat “Sangat Terpercaya” atau “Most Trusted Company”, dengan skor 85,07, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada kategori “Trusted Company”.
Penghargaan ini diberikan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) bekerja sama dengan Majalah SWA, dalam malam penganugerahan di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Capaian ini sekaligus menjadikan Bank Raya sebagai satu-satunya bank digital yang berhasil masuk dalam kategori tertinggi Most Trusted Company, bersanding dengan 25 perusahaan besar lainnya dari berbagai sektor industri.
Predikat tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Bank Raya dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan, baik sepanjang tahun 2024 hingga semester pertama 2025.
Penerapan tata kelola yang kuat dinilai telah menjadi fondasi utama dalam perjalanan transformasi Bank Raya sebagai bank digital yang terus tumbuh dan memberikan akses layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat Indonesia.
CGPI tahun ini mengusung tema “Membangun Kapabilitas Dinamis Perusahaan dalam Kerangka Good Corporate Governance”, yang menekankan pentingnya tata kelola perusahaan sebagai kekuatan inti dalam menghadapi dinamika ekonomi serta percepatan transformasi digital.
Penilaian CGPI dilakukan melalui serangkaian tahapan riset komprehensif, mulai dari self assessment, evaluasi sistem dokumentasi, hingga proses klarifikasi dan diskusi langsung antara Tim Observer CGPI dengan organ perusahaan.
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan SDM Bank Raya, Danar Widyantoro, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menjaga integritas tata kelola perusahaan dalam setiap proses bisnis.
"Penghargaan CGPI Award 2024 ini merupakan pencapaian sekaligus pengingat bagi kami untuk terus menjaga tata kelola perusahaan dalam setiap proses bisnis. Kami percaya bahwa tata kelola yang kuat adalah pilar utama bagi pertumbuhan berkelanjutan Bank Raya," ujar Danar, Minggu, 14 Desember 2025.
Danar menambahkan, pencapaian ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan terhadap Bank Raya.
"Melalui penghargaan ini, kami berharap Bank Raya dapat terus memperkuat kepercayaan stakeholder dengan mengedepankan praktik tata kelola yang baik".
"Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh pekerja Bank Raya yang berkomitmen mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG secara konsisten," lanjutnya.
Dalam mendukung penerapan GCG yang optimal, Bank Raya secara berkelanjutan melakukan berbagai perbaikan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Perusahaan berpedoman pada prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Kewajaran (TARIF) sesuai dengan standar tata kelola di industri perbankan.
Tak hanya itu, Bank Raya juga terus melakukan penguatan dari sisi model bisnis, proses operasional, penerapan kode etik perusahaan, serta komitmen terhadap pencegahan fraud.
Upaya tersebut diperkuat dengan kepemilikan berbagai sertifikasi internasional, di antaranya ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, serta ISO 20000-1:2018 IT Service Management System.
"Bank Raya berkomitmen untuk terus memperkuat praktik GCG sebagai bagian integral dari perjalanan transformasi perusahaan".
"Upaya ini kami lakukan melalui optimalisasi manajemen risiko, penguatan digital governance, serta pengembangan budaya perusahaan yang menjunjung tinggi profesionalisme dan etika bisnis," tutup Danar.

