RIAU ONLINE, PEKANBARU - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, bisnis parcel di Kota Pekanbaru kembali menggeliat. Siapa sangka, rangkaian makanan ringan yang terlihat sederhana justru menjadi ladang cuan bagi para perajin parcel musiman yang mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.
Di sebuah ruko lantai dua di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Sukajadi, Riau, puluhan pekerja harian tampak sibuk merakit berbagai jenis parcel. Mereka menyusun aneka makanan ringan dari berbagai merek dengan memperhatikan estetika agar tampil cantik dan menarik.
Selain itu, slinger dan tulisan ucapan turut diselipkan untuk menambah kesan meriah. Pada tahap akhir, parcel dibungkus menggunakan plastik bening demi menjaga kerapian dan keamanan.
Tak hanya makanan, kombinasi parcel juga dilengkapi dengan piring, gelas, hingga peralatan cantik lainnya. Menjelang hari besar keagamaan, permintaan meningkat tajam. Untuk memenuhi pesanan, pemilik usaha bahkan menggandeng hingga 30 pekerja harian dari warga sekitar.
Parcel yang dihasilkan tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari yang kecil hingga setinggi dua meter. Sejak November lalu, tercatat sudah 665 parcel terjual dengan pembeli yang datang dari dalam maupun luar Kota Pekanbaru. Harga parcel bervariasi, mulai Rp100 ribu untuk ukuran kecil hingga Rp2,5 juta untuk ukuran besar.
Selain parcel, toko juga menyediakan hampers berisi peralatan pecah belah hingga barang elektronik. Harga hampers berada di kisaran Rp500 ribu hingga jutaan rupiah.
Menurut salah satu karyawan, Mutiara Kartini, parcel berukuran sedang menjadi yang paling laris. Harga untuk kategori ini berada di kisaran Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per paket.
“Permintaan parcel masih akan meningkat, mengingat momen Tahun Baru dan Lebaran Idul Fitri tidak lama lagi,” ujarnya, Kamis, 11 Desember 2025.
Musim liburan akhir tahun pun kembali menjadi berkah bagi para perajin parcel yang setiap tahunnya kebanjiran pesanan.

