Harga Cabai di Pekanbaru Masih Tinggi, Warga Terpaksa Beli Kualitas Rendah

cabai-di-pasar-kodim3.jpg
Pedagang cabai di Pasar Kodim, Pekanbaru. (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Pekanbaru masih tinggi, akibat dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi ini membuat pasokan terganggu dan harga merangkak naik, terutama pada komoditas cabai.

Pantauan di Pasar Kodim, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, harga cabai merah masih berada di angka Rp80 ribu per kilogram. Meski begitu, harga ini sebenarnya sudah turun dibandingkan hari sebelumnya yang sempat tembus Rp150 ribu per kilogram.

Tingginya harga memaksa sebagian pembeli beralih ke cabai berkualitas rendah yang dijual lebih murah, yakni sekitar Rp60 ribu per kilogram. Warga mengaku tidak punya pilihan lain karena kebutuhan belanja rumah tangga tidak sebanding dengan pendapatan.

Siti, salah satu pembeli, mengaku sangat terbebani dengan tingginya harga bahan pokok.


“Susah kami menceritakan, kami ibu rumah tangga ini. Semua mahal, gaji kami tidak sesuai dengan pembelanjaan yang ini Rp15 ribu, yang itu Rp20 ribu, yang itu Rp25 ribu. Cari yang murah, yang bisa dimakan. Dikurangi, kalau bisa dikurangi bahan makanan itu dikurangi. Tidak pernah beli sekilo, tak sanggup belinya, beli seperempat-seperempat,” sebut Siti.

Sementara itu, para pedagang menyebut harga cabai masih tinggi akibat akses jalan di beberapa daerah pemasok rusak karena banjir dan longsor. Namun, mereka memastikan harga mulai turun setelah jalur distribusi dari Medan kembali bisa dilalui.

Pedagang cabai, Alam Simarmata, mengatakan pasokan mulai membaik.

“Kalau untuk cabai ya, intinya cabai kurang normal, kadang naik kadang turun. terakhir ini kita jual Rp70 ribu ya, yang paling tinggi Rp 80 ribu cabai bukit. kemarin-kemarin tidak ada harganya bg sampai Rp150 ribu sampai Rp130 ributurun baru hari ini,” ujarnya.

Selain cabai merah, harga cabai rawit juga masih melambung tinggi dan kini berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram. Sementara untuk komoditas sayur-mayur lainnya, harga terpantau relatif stabil.