RIAU ONLINE, PEKANBARU - Inovasi teknologi lipat kembali menjadi sorotan setelah Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7.
Dua seri terbaru dari lini Galaxy Z ini sukses menciptakan momentum baru di industri smartphone lipat dengan menghadirkan perpaduan antara desain futuristik, fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) Google Gemini, serta pengalaman pengguna yang makin personal dan intuitif.
Peningkatan pada aspek integrasi AI menjadi daya tarik utama yang membuat konsumen semakin jatuh hati pada duo HP lipat ini. Melalui dukungan Google Gemini, pengguna kini bisa menjelajahi informasi, mengembangkan ide, hingga menemukan passion baru dengan lebih cepat dan mudah.
"Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 bukan cuma soal teknologi lipat, tapi tentang membuka peluang di tengah gaya hidup yang dinamis," ujar MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, Jumat, 24 Oktober 2025.
"Lewat integrasi Google Gemini, pengguna bisa mengeksplorasi passion, menemukan potensi diri, dan mewujudkan kesuksesan yang berkelanjutan," tambahnya.
Ilham juga menjelaskan, fitur seperti Gemini Live membantu mencari inspirasi, saran, dan insight secara real-time. Sementara Google Nano Banana mendorong kreativitas lintas bidang lewat pembuatan serta penyempurnaan visual.
Salah seorang yang turut merasakan manfaat dari kecanggihan Galaxy Z Fold7 adalah Andy Garcia, seorang kreator konten yang kini dikenal dengan video-video inspiratifnya.
Sebelum tampil percaya diri di depan kamera, Andy mengawali kariernya sebagai videografer di balik layar. Kini, berkat kemajuan teknologi, ia berhasil mengubah caranya berkarya.
"Perjalanan saya dari videografer menjadi content creator adalah bukti bahwa passion tidak punya batas. Walau profesi berubah, objective saya tetap sama: menyampaikan cerita yang kuat dengan visual yang menarik," ungkap Andy.
"Dalam perjalanan ini, Google Gemini di Galaxy Z Fold7 benar-benar bikin creative process jadi jauh lebih efisien. Desainnya yang handy tapi tetap luas saat dibuka bikin saya lebih bebas explore ide konten yang autentik dan engaging," lanjutnya.
Andy mengaku sering menggunakan Gemini Live untuk brainstorming ide, menyusun naskah video, hingga melatih cara berbicara di depan kamera.
Tak hanya itu, ia juga memanfaatkan Gemini Canvas dan Google Nano Banana untuk membuat trivia menarik seputar budaya lokal, serta merancang mockup visual seperti thumbnail media sosial.
Berkat layar besar dan fitur Multi Window di Galaxy Z Fold7, Andy dapat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
"Saya bisa brainstorming ide sambil menulis naskah di Samsung Notes tanpa harus bolak-balik buka aplikasi. Itu efisien banget buat saya yang harus kerja cepat dan multitasking," tegasnya.
Berbeda dari Andy, Prilly Latuconsina memanfaatkan Galaxy Z Flip7 untuk mendukung aktivitasnya yang super padat. Aktris, produser film, dosen, sekaligus entrepreneur ini menyebut Galaxy Z Flip7 sebagai “asisten pribadi” yang selalu siap membantunya kapanpun dibutuhkan.
"Aku percaya bahwa kita selalu punya ruang untuk belajar. Jadi, aku bener-bener maksimalin Galaxy Z Flip7 untuk belajar banyak hal baru. Berkat Gemini AI yang cerdas dan intuitif, aku bisa terus meningkatkan skill aku dalam bisnis, produksi film, maupun mengajar," tutur Prilly.
Prilly sangat menyukai Gemini Live di FlexWindow, karena fitur tersebut memungkinkan dirinya mengakses informasi tanpa membuka perangkat sepenuhnya.
"Biasanya aku pakai untuk merangkum materi sebelum meeting sama investor atau saat mau ngajar. Praktis banget, tinggal ngomong aja, semua data langsung diringkas," tambahnya.
Sebagai figur publik yang juga dikenal modis, Prilly pun tak lepas dari bantuan AI untuk menjaga gaya berbusananya.
"Aku sering pakai Gemini Live with Camera buat minta rekomendasi outfit sesuai occasion. Misalnya pas shooting atau datang ke acara, tinggal foto aja, nanti AI bantu kasih ide mix and match yang cocok. Simple tapi sangat membantu," ujarnya sambil tertawa.
Selain mendukung pekerjaan, Galaxy Z Flip7 juga jadi andalan Prilly saat membuat konten pribadi. Fitur FlexCam memungkinkannya merekam video dan mengambil foto dari berbagai angle unik tanpa bantuan tripod.
"Cukup taruh HP-nya di posisi yang aku mau, tinggal gesture atau timer, hasilnya udah kayak punya tim sendiri. Fleksibel banget!," tambahnya dengan antusias.
Kedua bintang ini membuktikan bahwa teknologi lipat Samsung bukan sekadar perangkat, melainkan katalis untuk menyalakan kreativitas dan membuka potensi diri.
Baik Galaxy Z Fold7 maupun Z Flip7 hadir dengan performa kuat, integrasi AI mendalam, serta desain elegan yang sesuai dengan kebutuhan generasi modern yang dinamis dan produktif.
Bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman serupa, Galaxy Z Fold7 tersedia dalam varian 16GB/1TB (Rp34.999.000), 12GB/512GB (Rp31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp28.499.000) dengan pilihan warna Blue Shadow, Silver Shadow, Jetblack, dan Mint (online exclusive).
Sementara Galaxy Z Flip7 hadir dalam versi 12GB/512GB (Rp19.999.000) dan 12GB/256GB (Rp17.999.000) dengan pilihan warna Blue Shadow, Jetblack, Coral-red, serta Mint (online exclusive).
Samsung juga menawarkan promo spesial hingga 31 Oktober 2025 dengan total benefit senilai hingga Rp5 juta, termasuk cashback, program Purchase with Purchase (PWP), dan akses Google AI Pro gratis selama enam bulan. Tersedia pula opsi cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan melalui mitra penjualan resmi Samsung.

