Ethereum di Persimpangan, Akankah ETH Turun ke US$4.000?

aplikasi-pintu.jpg
Ilustrasi - Aplikasi Pintu. (ANTARA/HO)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pasar crypto di bulan September memang selalu diwarnai sikap hati-hati. Pasalnya telah menjadi mitos bahwa pasar crypto di bulan September kelam. Namun apakah benar mitos red September pada dunia cryptocurrency terbukti?

Banyak trader cryptocurrency futures yang saat ini lebih berhati-hati pada September. Untuk menghindari risiko kehilangan aset, mereka melakukan analisa fundamental dan analisa teknikal secara cermat.

Dari analisa Ethereum, saat ini koin crypto terbesar setelah Bitcoin ini berada di persimpangan. Ketika kamu ingin membeli ETH USDT Perpetual, maka kamu harus pertimbangkan, apakah Ethereum akan turun ke US$4.000?

Terdapat beberapa platform yang telah mendukung trading futures crypto di Indonesia yang menyediakan fitur leverage dan fitur charting yang lengkap serta cocok untuk trader profesional salah satunya Pintu Futures dan beberapa platform crypto lain.

Pintu Futures adalah fitur trading derivatif di aplikasi Pintu yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berjangka aset crypto dengan leverage. Dengan antarmuka yang simpel, dukungan leverage tinggi, stop order, limit order, serta biaya trading kompetitif, Pintu Futures cocok untuk trader pemula maupun profesional.

Pergerakan Harga Ethereum

Pergerakan perdagangan ETH baru-baru ini menunjukkan tren yang perlu diperhatikan. Setelah lonjakan dan mencapai rekor tertinggi baru di harga US$4.953, saat ini nilai ETH mulai merosot dan terjebak di rentang US$4.200 hingga US$4.400.

Setelah mengalami beberapa kegagalan untuk menembus level US$4.500. Apakah kemungkinan bagi ETH untuk kembali turun hingga mencapai US$4.000?

ETH di Poin Kritis: Waspadai Area US$3.878 hingga US$4.092

Menurut analisis yang dibagikan oleh R Linda, ETH saat ini sedang berada dalam proses konsolidasi setelah berulang kali gagal menembus batas di harga US$4.500. Pola ini menunjukkan adanya kemungkinan retest ke level support yang penting sebelum menentukan arah selanjutnya.

Area support ini sangat penting karena berfungsi sebagai zona konsolidasi dan titik kritis. Jika level ini terlewati, ETH dapat berisiko memperpanjang fase penyesuaian. Sebaliknya, jika harga tetap di atas support, hal ini dapat memicu reaksi beli yang signifikan dan membuka peluang pemulihan.

Sementara itu, level resistance di antara US$4.500 sampai US$4.888 menjadi krusial untuk mempertahankan tren naik. Jika terjadi breakout yang valid di atas level ini, ETH berpotensi untuk menguji kembali rekor tertinggi (ATH) di US$4.953.

Kondisi ini juga akan mengkonfirmasi bahwa konsolidasi saat ini hanyalah bagian dari retracement yang sehat dalam tren bullish yang lebih besar. Namun, selama harga ETH masih di bawah resistance, risiko retest ke support tetap harus diperhatikan.

Mempertahankan Support Penting di US$4.260


Selain Lingrid, analis terkemuka lain, Ali Martinez, mengungkapkan lewat sebuah tweet pada hari Minggu bahwa saat ini ETH sedang menguji area support yang sangat penting. Level ini telah menjadi titik rebound dalam beberapa sesi terakhir, menjadikannya batas yang krusial.

Dari segi teknis, grafik memperlihatkan bahwa harga berulang kali terhalang di sekitar US$4.480 sebagai resistance terdekat. Setiap kali mencoba untuk menembus ke atas, tekanan jual mendominasi kembali, menyebabkan ETH turun menuju area support di US$4.260.

Apabila harga tetap di atas US$4.260, peluang untuk rebound akan terbuka dengan target menuju US$4. 480. Jika berhasil breakout di atas level resistance ini, momentum bullish dapat semakin menguat. Namun, jika gagal bertahan, Ethereum kemungkinan akan turun lebih jauh.

Secara keseluruhan, ETH berada dalam fase penting: bertahan di atas support dapat menjaga harapan untuk melanjutkan reli, sementara breakdown dapat memicu koreksi yang lebih dalam. Oleh karena itu, level US$4. 260 menjadi perhatian utama dalam melihat arah pergerakan ETH.

Vitalik Buterin Menghadirkan LeanVM, Menyuntikkan Angin Segar ke Ethereum

Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengungkapkan bahwa tim pengembang telah mencapai kemajuan besar selama tahun 2025.

Buterin menekankan sejumlah pencapaian penting dalam rencana jangka pendek yang semakin dekat untuk diwujudkan, termasuk peluncuran proposal baru bernama leanVM yang dianggap dapat memberikan efisiensi teknis yang signifikan bagi ekosistem Ethereum.

Dalam pernyataannya, Buterin menyoroti bahwa pengembangan saat ini difokuskan untuk menciptakan fondasi jangka panjang yang kuat. Langkah besar telah diambil untuk menjamin kemampuan skala, distribusi, dan kelangsungan jangka panjang Ethereum.

Pernyataan ini muncul saat kebutuhan akan solusi teknis yang dapat mengimbangi meningkatnya aplikasi terdesentralisasi dan transaksi di jaringan Ethereum semakin mendesak.

Proposal leanVM Ethereum dan Fitur Utama

Dikenalkan oleh Vitalik, proposal baru ini adalah leanVM, sebuah zkVM yang sangat ringan dan dioptimalkan untuk penggabungan XMSS dan rekursi.

Berbeda dari solusi yang sudah ada, seperti Cairo, leanVM dibuat dengan instruksi yang sangat sederhana, hanya memiliki empat instruksi (ISA 4-instruksi). Selain itu, leanVM memanfaatkan STARKs multilinear dan logup lookup untuk secara signifikan mengurangi biaya komitmen.

Vitalik menjelaskan bahwa pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan bukti kriptografi dan merangsang zk-rollup serta teknologi berbasis pengetahuan nol untuk bekerja dengan lebih hemat sumber daya.

Hal ini dianggap sangat penting untuk mendukung pertumbuhan Ethereum tanpa mengurangi desentralisasi atau keamanan. Saat ini leanVM dapat mencatat kecepatan sekitar 2,7 detik. Namun, target untuk pengembangan selanjutnya adalah meningkatkan kinerja tersebut menjadi sepuluh kali lipat.

Dampak pada Peta Jalan Ethereum

Meskipun proposal leanVM belum secara resmi dimasukkan ke dalam Ethereum Improvement Proposal (EIP) atau jadwal pembaruan jaringan yang resmi, kemunculannya menunjukkan arah baru yang sedang diuji oleh pengembang inti.

Langkah ini menunjukkan komitmen Ethereum untuk meningkatkan daya saingnya di tengah persaingan ketat dengan protokol blockchain lainnya yang juga mengembangkan teknologi zk.

Dengan menggabungkan desain yang minimalis dan efisiensi kriptografi, leanVM dianggap sebagai salah satu elemen penting untuk memastikan Ethereum tetap relevan di masa depan. Terobosan ini diharapkan dapat mengatasi tantangan utama yang telah ada, seperti biaya komputasi yang tinggi dan batasan skalabilitas.

Secara keseluruhan, informasi mengenai proposal leanVM yang dibagikan oleh Vitalik Buterin memberikan sinyal kuat tentang arah pengembangan teknis Ethereum.

Fokus pada pengurangan biaya, percepatan proses rekursi, dan usaha untuk menjaga keseimbangan antara skalabilitas dan desentralisasi menegaskan bahwa Ethereum sedang menyiapkan rencana jangka panjang untuk menghadapi lonjakan permintaan dan penggunaan yang terus meningkat di industri blockchain global.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.