Pemerintah Diminta Segera Sosialisasikan Kenaikan Gas Elpiji Nonsubsidi

Syafaruddin-Poti2.jpg
(Sigit Eka Yunanda/Riau online)

Laporan: Bagus Pribadi

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti, menyayangkan di awal 2022 harga Gas Elpiji 12 Kg nonsubsidi mengalami kenaikan. Terkhusus di Riau, ia meminta Pemprov Riau dan Pemda se-Riau melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Mohon segera dinas terkait turun ke lapangan. Sosialisasikan lah kepada masyarakat perihal kenaikan elpiji itu karena itu salah satu kebutuhan primer sekarang. Rata-rata masyarakat sudah memakai gas elpiji untuk memasak," katanya kepada riauonline.co.id, Kamis, 13 Januari 2022.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah memastikan terlebih dahulu standar kenaikan harga gas elpiji 12 kg apakah dari Pertamina. Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan agar pemerintah membandingkan harga dengan provinsi tetangga.

"Dengan begitu bisa tahu naiknya di Riau berapa dan secara keseluruhan bagaimana kenaikan harganya. Kita tahu kabarnya naik, tapi sampai sekarang masyarakat dibiarkan saja begitu. Tidak disosialisasikan," tutupnya.

Dilansir dari laman Pertamina Delevery Service (PDS) pds135.com, harga Gas Elpiji 12 Kg Perdana seharga Rp 513.000 dan untuk Gas Elpiji 12 Kg Refill seharga Rp 163.000. Kenaikan harga jenis nonsubsidi itu antara Rp 1.600 hingga Rp 2.500 per Kg.