Riau Tempati Posisi 5 Daerah dengan Pendapatan Domestik Regional Bruto di Indonesia

Bincang-Bersama-Media.jpg

Laporan: Fatma Kumala

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Provinsi Riau berhasil menempati posisi ke 5 daerah yang memiliki Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) cukup besar di Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Riau Siti Astiyah saat menghadiri kegiatan Bincang Bersama Media (BBM) Kamis, 22 Maret 2018.

“Kalau untuk luar Pulau Jawa, Riau berada posisi pertama,” katanya.

Posisi tersebut, menurut Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, Irwan Mulawarman, dikarenakan Riau merupakan daerah penghasil minyak dan gas (migas) nomor 1. Migas Riau mampu menguasai 50 persen pasar di Indonesia.

“Jadi pendapatan terbesar Riau di migas, sehingga ini yang membuat Riau ada di posisi ke 5 PDRB terbesar di Indonesia. Ya walaupun harga migas sempat turun. Kalau migas harganya naik, bisa jadi kita lebih dari sekedar nomor 5,” sebut Irwan.

Tak hanya itu, dari sisi pengelolaan uang baik tunai maupun non tunai, Riau menjadi daerah terbesar nomor 6 di Indonesia.

Baca Juga BI Ajak 31 Insan Media Se-Riau Bincang Bersama

Dikatakan Irwan, hal ini berkaitan dengan keberadaan Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Modal Dalam Negeri (PMDN) yang berkombinasi. Di mana, kombinasi ini menyebabkan banyaknya tenaga-tenaga ahli yang berasal dari luar negeri. Kecendurangan orang asing tidak suka memegang uang tunai. Hal ini dikarenakan mereka sadar dengan tidak menggunakan uang tunai jauh lebih aman, lebih safety dan lebih cepat.

“Di Riau, yang paling banyak PMA, orang asingnya juga banyak. Asing itu ada dari migas, kelapa sawit, kelapa hijau, dan sagu. Mereka lebih suka tidak memegang uang cash, jadi mempermudah kita untuk sosialisasi gerakan nasional non tunai,” sebutnya.

Sementara, untuk masyarakat Riau sendiri masih banyak yang memiliki kebun sendiri. Masyarakat ini cenderung suka menggunakan uang tunai.

“Riau juga masih banyak yang berkebun sendiri dan mereka masih bangga menggunakan uang tunai. Jadi kombinasi tunai dan non tunai tetap besar,” tutupnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id