RIAU ONLINE, SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak terus mendorong pemerataan pembangunan pendidikan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Salah satunya melalui kolaborasi dengan perusahaan untuk merenovasi gedung SDN 17 Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Renovasi gedung sekolah tersebut dilakukan melalui dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri langsung penyerahan hasil renovasi gedung SDN 17 Teluk Lanus. Renovasi ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan pihak perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di wilayah 3T.
Afni mengatakan, kondisi fiskal daerah yang terbatas membuat pemerintah tidak dapat hanya mengandalkan APBD untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan. Karena itu, Pemkab Siak membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan agar pembangunan tetap dapat berjalan, termasuk di sektor pendidikan.
“Pemkab berkolaborasi dengan perusahaan untuk membantu merenovasi sekolah di SDN 17 Teluk Lanus. Kalau dipaksakan menggunakan APBD, tentu tidak akan cukup. Karena itu kita melibatkan perusahaan untuk ikut berkontribusi,” ujar Afni. Teluk Lanus, Kamis 1 Oktober 2026.
Menurutnya, renovasi tersebut sangat dibutuhkan karena kondisi bangunan sekolah sebelumnya sudah kurang layak untuk mendukung proses belajar mengajar.
Sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Dari beberapa ruang kelas, hanya dua kelas yang sebelumnya sudah menggunakan lantai keramik sejak tahun 2011. Namun, keramik tersebut juga sudah banyak yang pecah dan sebagian lantai mengalami penurunan.
Selain itu, plafon mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan, atap sekolah pernah terlepas akibat diterpa angin kencang ketika hujan.
“Alhamdulillah, di Kampung Teluk Lanus mendapatkan renovasi gedung sekolah. Mudah-mudahan dengan adanya renovasi ini, murid semakin semangat belajar sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lancar,” katanya.
Afni menyebutkan, setelah renovasi, kondisi gedung sekolah kini jauh lebih baik. Lantai ruang kelas telah menggunakan keramik sehingga tidak lagi menimbulkan kekhawatiran bagi siswa akibat pecahan keramik maupun kondisi lantai yang rusak.
“Sekarang bangunannya sudah bagus semua, lantai sudah berkeramik. Tidak ada lagi kekhawatiran anak-anak terluka terkena pecahan keramik maupun atap terbang akibat angin kencang,” ujarnya.
General Manager Stakeholder Relations (SHR) PT RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menjelaskan, komitmen tersebut sejalan dengan visi APRIL2030, khususnya dalam aspek peningkatan kualitas pendidikan dengan fokus pada peningkatan literasi dan numerasi siswa.
Di Kabupaten Siak, program pendidikan PT RAPP bermitra dengan sejumlah sekolah dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Program tersebut mencakup peningkatan kualitas kepemimpinan yang strategis dan efektif, proses belajar mengajar yang interaktif dan berpusat pada anak, penguatan fasilitator daerah sebagai master trainer, serta peningkatan budaya baca dan penyediaan fasilitas dasar sekolah.
Menurutnya, kondisi fisik bangunan dan sarana dasar sekolah yang baik merupakan bagian penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada guru maupun murid dalam menjalani proses belajar mengajar.
Dalam program renovasi SDN 17 Teluk Lanus, PT RAPP memberikan dukungan untuk renovasi 9 ruang kelas, 1 ruang kantor, 6 bilik toilet serta pengecatan TK. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan sebanyak 100 buku bacaan untuk mendukung budaya literasi di lingkungan sekolah.
Tidak hanya SDN 17 Teluk Lanus, PT RAPP juga memberikan dukungan renovasi toilet di empat sekolah dasar lainnya di Kabupaten Siak. Keempat sekolah tersebut yakni SDN 015 Rantau Panjang, SDN 02 Buatan, SDN 01 Lubuk Dalam, dan SDN 09 Rawang Kao Barat.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pemerataan pembangunan dan penyediaan infrastruktur dasar yang berkualitas hingga tingkat kampung.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh melalui peningkatan kualitas lingkungan belajar bagi anak-anak di Kabupaten Siak, termasuk mereka yang berada di wilayah 3T.

