Banjir Parah di Kuantan Hilir, 380 Rumah Dikabarkan Terendam

Kecamatan-Kuantan-Hilir.jpg
(Robi Susanto/Riau online)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Kecamatan Kuantan Hilir menjadi kecamatan terparah terdampak banjir di Kabupaten Kuansing, Riau, Selasa, 10 November 2020.

Sebanyak 380 rumah dan 1.505 jiwa dilaporkan terdampak banjir akibat meluapnya aliran sungai kecil di Kecamatan tersebut.

"Curah hujan yang tinggi tiga hari ini telah menyebabkan aliran sungai-sungai kecil yang ada di Kecamatan Kuantan Hilir meluap dan membanjiri pemukiman masyarakat," ujar Camat Kuantan Hilir, Jhon Pite, Selasa kemarin.


Berdasarkan laporan pihak kecamatan ada 11 desa di Kecamatan Kuantan Hilir yang terdampak banjir di antaranya desa Koto Tuo 10 Kepala Keluarga (KK), Rawang Bonto 25 KK, Kampung Madura 28 KK, Banuaran 150 KK, Pulau Kijang 76 KK.

Kemudian Simpang Tanah Lapang 10 KK, Kepala Pulau 11 KK, Pasar Baru 3 KK, Dusun Tuo 42 KK, Teratak Baru 14 KK dan Gunung Melintang 11 KK.

Camat melaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian belum dapat dilaporkan karena banjir maih berlangsung hingga Selasa sore kemarin.

Beberapa sungai yang meluap tersebut di antaranya Sungai Salak, Sungai Batang Tabalai, dan sungai-sungai kecil lainnya yang ada di sejumlah desa di Kuantan Hilir.

"Sebenarnya air mulai masuk Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB," katanya.

Ketinggian air sendiri, disampaikan Camat, cukup bervariasi ada yang mencapai satu meter setengah. "Kondisinya saat ini (Selasa sore,red) sudah surut," katanya.