RW Mengeluh Bantuan Pemko Minim, Parisman Ihwan Tambah 3 Ton Bantuan Beras

Parisman-Ihwan-bagikan-sembako.jpg
(Riau Online)
RIAU ONLINE, PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru, Parisman Ihwan mengaku menerima sangat banyak keluhan dari masyarakat terkait kesulitan hidup saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
Hal tersebut ia ketahui saat menerima keluhan dari beberapa tokoh masyarakat se-Kota Pekanbaru saat melakukan aksi sosial berbagi sembako sesuai dengan intruksi Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPD I Golkar Riau, Syamsuar.
 
"Saya sudah beberapa hari ini membagikan sembako ke beberapa tempat di Pekanbaru, ternyata banyak RW yang mengeluh minimnya bantuan dari Pemko Pekanbaru," ujar politisi yang kerap disapa Iwan Fatah ini, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Misalnya salah seorang RW di jalan Uka Kecamatan Tampan, mengeluhkan bantuan dari pemerintah yang hanya 40 paket sembako, sementara dia sudah mengusulkan 400an KK.
 
Iwan sendiri sudah mendistribusikan bantuan beras 5 kg dan juga masker ke beberapa tempat di Pekanbaru dengan total jumlah 5 ton beras. Namun, sampai hari ini masih banyak masyarakat yang meminta bantuan beras.
 
"Bahkan, ada yang saya tak kenal sama RW nya, tiba-tiba menghubungi saya untuk meminta kuota bantuan sembako ke wilayahnya," tambah Iwan.
 
Untuk itu, Iwan akan menambah lagi bantuan beras 3 ton guna dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan. Saat ini beras dalam perjalanan Sumbar menuju ke Pekanbaru.
 
Hal ini, lanjut Iwan, merupakan bukti bahwa bantuan pemerintah kota masih belum maksimal, sehingga masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk memenuhinya kebutuhan hidupnya.
 
Sebelumnya, Parisman Ihwan sudah menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 se-Kota Pekanbaru sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat.
 
Politisi Golkar yang biasa disapa Iwan Fatah ini menegaskan, ia mengaku kecewa dengan Pemerintah Kota Pekanbaru yang terlambat menyalurkan bantuan kepada masyarakat, padahal hari ini sudah memasuki Minggu ketiga pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
 
"Saya melihat banyak masyarakat yang mengeluhkan nasibnya di media sosial, karena tidak lagi bekerja akibat Covid-19, ditambah lagi pemberlakuan PSBB yang membuat pergerakan masyarakat," ujar Iwan, Minggu, 10 Mei 2020.
 
Dijelaskan Iwan, sebagai kader partai Golkar ia wajib menjalankan intruksi dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan juga Ketua DPD Golkar Riau Syamsuar yang meminta seluruh kader bergerak membantu masyarakat.
 
"Jadi selain bersuara di DPRD, saya juga ingin melakukan aksi nyata. Karena kalau hanya bersuara saja itu tidak cukup membantu masyarakat," tambahnya.
 
Adapun penyaluran akan dilakukan di 12 kecamatan se-Kota Pekanbaru dengan total bantuan 5 ton beras, dan pemberian dilakukan secara simbolis kepada RW setempat.
 
Pemberian secara simbolis ini disampaikan Iwan, karena ia patuh pada aturan pemerintah pusat yang melarang adanya pengumpulan massa, sehingga ia menyerahkan penyaluran pada Ketua RW.
 
Sebelum membagikan Sembako, Iwan juga telah melakukan langkah pencegahan dengan penyemprotan disinfektan ke beberapa rumah warga yang ada di kawasan padat penduduk.
 
Tak hanya itu, Iwan juga membagikan stiker yang berisi sosialiasi tentang pencegahan dini penular virus Corona yang mana stiker ini bisa ditempel di dapur-dapur rumah masyarakat sebagai pengingat akan bahaya Covid-19.
 
Selain stiker, Iwan juga membagikan masker dan takjil kepada masyarakat Kota Pekanbaru.
 

-->