RIAU ONLINE, ROHIL - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) semakin parah.
Melalui akun TikTok @indah.23, warga Rohil memperlihatkan parahnya kondisi udara di daerah tersebut. Ia bahkan mengaku menerobos kabut asap selama 20 menit.
Akun TikTok @jaya juga memperlihatkan api yang membara di lahan gambut saat malam hari di Kecamatan Kubu. Hal ini membuktikan bahwa karhutla masih belum padam dan ditangani dengan maksimal.
"Astagfirullahaladzim, ya Allah ya Robbi," ujar pemilik akun tersebut dalam video sambil merekam lahan yang terbakar hebat, Kamis, 24 Juli 2025.
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, karhutla di Rohil didominasi lahan gambut.
"Apinya memang tidak kelihatan, tapi asapnya membumbung tinggi, meluas luar biasa," ujar Hanif saat rapat penanganan karhutla.
Hanif juga menjelaskan, karhutla di Rohil sangat berbeda dengan di Rokan Hulu (Rohul).
Kebakaran di Rohul merupakan kawasan hutan di bukit barisan tanah mineral, sehingga tak begitu banyak menghasilkan asap. Namun, pemadaman sulit dilakukan karena Medan ke titik api sangat ekstrim dan Api berada di puncak bukit.
Sementara, karhutla di Rohil merupakan gambut yang dalam, dan menghasilkan asap yang banyak.
"Kedalaman gambut di Rohil 3 sampai 5 meter. Jadi api ada di dalam gambut itu," sebut Hanif.
Dia juga mengungkap, kondisi saat ini kebakaran luasnya semakin bertambah. Hanif mengaku sudah turun ke lokasi untuk melihat proses pemadaman yang dilakukan tim Satgas Karhutla Rohil.
"Namun, tingkat efektifitasnya masih jauh dari kejadian yang hari ini kita lihat. Sehingga, perlu strategi khusus untuk kemudian kita tangani," ujar Hanif.

