Bupati Kuansing Ungkap Dampak PETI di Sungai Kukok Bikin Banjir Bandang

FGD-PETI2.jpg
(Riau Online/Robby Susanto)

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN-Bupati Kuansing Suhardiman Amby mengungkapkan akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Kukok selain menimbulkan kerusakan dan pencemaran lingkungan juga berdampak terjadinya banjir bandang.

Meskipun cepat surut namun akibat aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan aliran sungai yang cukup luar biasa. Dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat dimana setiap musim hujan selalu terjadi banjir bandang.

"Mulai dari hulu Sungai Kukok sampai ke ujung Kecamatan Benai itu telah menyebabkan terjadinya banjir bandang," ungkap Bupati Suhardiman Amby saat menjadi narasumber pada Forum Group Discusion (FGD) yang digelar diaula Mapolres Kuansing, Rabu, 13 September 2023.

Saat ini lanjut Suhardiman pemerintah tengah berupaya melakukan normalisasi terhadap bantaran sungai agar tidak terjadi lagi banjir bandang disejumlah wilayah bagian ujung Kecamatan Benai.

Kerusakan dan pencemaran sungai juga terjadi di sungai batang kuantan atau sungai indragiri atau lazim disebut sungai kuantan. Begitu juga di sepanjang aliran sungai Singingi yang saat ini tidak bisa lagi dimanfaatkan lagi.