Iriana Jokowi Padankan Kebaya Kutu Baru Putih Polos dengan Hermes Oasis Hitam

Jokowi47.jpg

RIAU ONLINE, JAKARTA-Iriana Jokowi padankan kebaya Kutu Baru Putih polos dengan Hermes Oasis Hitam. Ibu Negara Iriani Jokowi tampil cantik saat  mendampingi Presiden Joko Widodo ke luar negeri atau lebih tepatnya saat ke Kamboja pada 9 November 2022 jadi sorotan.

Iriana yang terlihat mengenakan busana sederhana saat menemani Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan ke-41.

Tapi ada satu item fashion dari Iriana Jokowi yang jadi sorotan publik. Pasalnya saat bertolak dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Kamboja Iriana Jokowi terlihat mengenakan sandal mewah dari brand Paris, Prancis, Hermes.

Berdiri di samping Jokowi, Iriana terlihat mengenakan kebaya kutu baru putih polos yang ia padukan dengan kain batik berwarma coklat. Iriana Jokowi juga terlihat mengenakan selendang batik yang senada, yang ia sampirkan ke kedua lengannya.


Paduan kerudung merah muda sengaja Iriana Jokowi pilih untuk penutup kepalanya. Di sanalah, sandal Hermes Oasis berwarna hitam ini terlihat mempermanis tampilannya.


Meski mewah, sandal dengan huruf H khas Hermes yang ikonik ini dibanderol dengan harga 880 dollar atau setara dengan Rp13 jutaan. Harga ini naik dari beberapa bulan lalu lantaran perbedaan kurs rupiah.

Sandal tersebut memang tampak berdesain simpel, namun memiliki keistimewaan dari materialnya yang terbuat dari lapisan kulit kambing hitam, dengan heels unik dengan gradasi hitam putih setinggi 5cm.


Sandal mewah yang dikenakan Iriana juga pernah ia gunakan saat Upacara Kemerdekaan RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2022 lalu. Tentu saja, sandal buatan rumah mode international tersebut menjadi sorotan tersendiri.

 Terlebih, masih jelas dalam ingatan saat Presiden Joko Widodo pernah menyentil para Kapolda, Kapolres, dan seluruh perwira tinggi POLRI untuk berhenti pamer gaya hidup. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Jumat (14/10/2022).

"Saya ingatkan yang namanya Kapolres, Wakapolres, Kapolda, seluruh pejabat utama perwira tinggi, ngerem total masalah gaya hidup," tutur Jokowi.

Sebab menurut Jokowi, dirinya tidak ingin ada letupan sosial akibat kecemburuan sosial ekonomi di tengah situasi yang sulit ini dikutip dari suara.com

"Jangan sampai dalam situasi yang sulit, ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemberuan sosial ekonomi," kata Jokowi.