Cegah Wabah TB di Balik Jeruji, Penghuni Rutan Dumai Tes Kesehatan Ketat

Warga-binaan-Rutan-Dumai-cek-kesehatan.jpg
Warga binaan Rutan Dumai cek kesehatan dan penelusuran kasus Tuberkulosis (Dok. Rutan Dumai)

RIAU ONLINE, DUMAI - Sebanyak 400 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai telah menjalani pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penelusuran kasus Tuberkulosis (TB) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai bersama Puskesmas Bumi Ayu.

Upaya ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan khusus di Rutan Kelas IIB Dumai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, menyebutkan dari total 700 warga binaan yang menjadi sasaran, pemeriksaan telah menjangkau sekitar 57 persen, sementara 300 orang lainnya masih menunggu giliran untuk diperiksa.

Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan berjalan optimal, sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan rutan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga melaksanakan penelusuran atau tracing TB. 

"Langkah ini bertujuan mengidentifikasi kemungkinan adanya kasus tuberkulosis sedini mungkin sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko penularan bisa ditekan," ujar dr Syaiful, Selasa, 27 Oktober 2026.

Dengan kondisi hunian yang relatif padat di lingkungan pemasyarakatan menjadi salah satu alasan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. 



"Deteksi dini diharapkan dapat membantu menemukan warga binaan yang membutuhkan penanganan medis sekaligus mencegah penyebaran penyakit kepada penghuni lainnya," jelasnya.

Syaiful lewat pemantauan secara langsung menunjukkan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. 

Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan dan penelusuran kasus TB ini merupakan langkah penting untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya penyakit menular.

"Dengan pemeriksaan yang menyeluruh, potensi penularan dapat diantisipasi dan warga binaan yang membutuhkan penanganan bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Hingga hari keempat, pelaksanaan CKG dan tracing TB masih terus berlanjut untuk menjangkau seluruh sasaran. 

Petugas kesehatan akan melanjutkan pemeriksaan terhadap 300 warga binaan yang belum mendapatkan layanan, dengan target keseluruhan sebanyak 700 orang.

Kolaborasi antara Rutan Dumai, Dinkes Kota Dumai, dan Puskesmas Bumi Ayu menjadi wujud sinergi lintas instansi dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan warga binaan. 

Kerja sama ini juga diharapkan memperkuat upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Dumai berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan hunian yang sehat, aman, dan kondusif.