RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sejumlah wilayah di Provinsi Riau diprakirakan diselimuti udara kabur akibat asap pada Rabu, 30 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan kekaburan udara tersebut berpotensi memicu penurunan jarak pandang masyarakat sejak pagi hingga dini hari.
Secara umum, cuara di Riau akan diselimuti udara kabur hingga cerah berawan. Namun, beberapa daerah masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S, menjelaskan udara kabur hingga cerah berawan akan menyelimuti langit Riau pada pagi hari.
"Berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang," kata Gita.
Hujan ringan lokal diprakirakan akan kembali mengguyur pada siang hingga sore hari di sebagian Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, dan Kota Dumai. Hujan berpotensi meluas ke Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Pekanbaru pada malam hari.
Pada dini hari, hujan ringan lokal diperkirakan berlanjut di wilayah Kota Dumai. Hujan sedang hingga lebat berpotensi disertai petir serta angin kencang.
Cuaca ekstrem tersebut mengancam wilayah Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, dan Kota Pekanbaru pada siang, malam, hingga dini hari
Sementara itu, suhu udara Riau berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 10 sampai 40 kilometer per jam. Tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau berada dalam kategori rendah dan terbilang aman untuk berlayar.

