RIAU ONLINE - Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul menyampaikan permintaan maaf saat mengunjungi kawasan terdampak banjir di wilayah selatan Thailand, Hat Yai, Provinsi Songkhla pada Senin, 1 Desember 2025.
Banjir akibat hujan lebat yang dipengaruhi Siklon Senyar ini telah merenggut 176 nyawa warganya.
"Pemerintah memang punya kekurangan, saya akui itu," ujar Anutin, dikutip dari KUMPARAN.
Dalam lawatannya tersebut, Anutin berjanji akan mempercepat upaya pemulihan bencana.
"Ketika ada kematian, ketika ada kehilangan, ketika orang-orang tidak bisa tinggal di rumah mereka, itu semata-mata kesalahan perdana Menteri," ujarnya.
Thailand menjadi satu dari banyak negara yang dihantam bencana banjir dan longsor. Hujan deras yang memicu banjir di wilayah Thailand diketahui telah terjadi sejak pekan lalu. Wilayah terdampak berada di bagian selatan negara itu.
Selain Thailand, bencana serupa juga menimpa Sri Lanka, Malaysia bagian utara, serta Pulau Sumatra di Indonesia.

