Ampas Kopi Ternyata Bisa Jadi Bahan Bakar Kendaraan

KOPIi.jpg
(INTERNET)

RIAU ONLINE, LONDON - Siapa sangka jika ampas kopi ternyata menyimpan kandungan energi luar biasa yang bisa jadi bahan bakar kendaraan. Temuan ini telah dimanfaatkan sebuah perusahaan bernama "Bio-Bean" untuk mengoperasikan sebuah bus di kota London, Inggris.

"Kami mengumpulkan ampas kopi dari seluruh penjuru Inggris, dari ribuan gerai kopi yang beragam, dan kemudian mengubah ampas kopi itu di pabrik kami di Cambridgeshire menjadi bahan bakar bio yang canggih," terang Pendiri Bio-Bean, Arthur Kay seperti dikutip dari VOAIndonesia, Kamis, 30 November 2017.

Kay mengatakan, saat ini Inggris memproduksi setengah juta ton ampas kopi per tahun. Dari jumlah ini, sebagian besar dibuang.

Inilah yang dimanfaatkan Bio-Bean. Perusahaan mendapat ampas kopi dari mana-mana, mulai dari warung kopi hingga pabrik kopi instan. Mereka mengekstrak minyaknya untuk digunakan sebagai campuran untuk biodiesel 20 persen.

"Penggerak ini sebenarnya adalah membuat bahan bakar yang bisa digunakan mesin yang ada. Jadi, yang penting bagi Bio-Bean, apa yang ingin kami lakukan adalah membuat bahan bakar yang bisa berguna pada skala saat ini," imbuh Kay.

Jaringan bus kota London sebagian menggunakan campuran biodiesel yang terbuat dari minyak goreng dan lemak hewani, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Kontribusi Bio-Bean masih kecil. Produksi mereka cukup untuk menjalankan satu bus selama satu tahun dengan 20 persen minyak kopi. Ini baru awal, kata Kay.

"Jika kami menerima semua ampas kopi di London, ini akan cukup untuk kira-kira sepertiga jaringan bus London menggunakan campuran B20. Jadi, ada kontribusi yang signifikan, tapi itu tidak akan menyelesaikan semuanya," lanjut Kay.

Kay berharap pada akhirnya bisa memproduksi biodiesel berbasis kopi 100 persen. Dan dia ingin menyebar teknologi ini ke seluruh dunia.

"Kopi salah satu minuman paling populer di dunia dan jutaan ton ampas kopi terbuang setiap tahun. Jadi, kami ingin bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk menghemat uang dan yang terpenting mengurangi emisi CO2," paparnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id