RIAU ONLINE, PEKANBARU - Di tengah upaya PSGC Ciamis memperbaiki performa menjelang menghadapi PSPS Pekanbaru, Pelatih Herry Kiswanto turut menanggapi sorotan mengenai rotasi pemain dan isu ketidakharmonisan di jajaran tim pelatih.
Herry menegaskan, tidak ada persoalan hubungan antara dirinya dengan jajaran asisten pelatih. Ia menyebut perubahan komposisi pemain selama ini merupakan bagian dari penyesuaian strategi berdasarkan karakteristik lawan yang dihadapi.
"Masalah dengan Eka, bongkar pasang atau apa, sebenarnya tidak. Cuma memang melihat, disesuaikan dengan lawan. Tapi yang jelas hubungan selama ini baik-baik saja, tidak ada masalah," ungkap Herry, Minggu, 8 November 2026.
Ia mengakui hasil yang diperoleh PSGC dalam beberapa pertandingan terakhir belum sesuai harapan. Meski demikian, menurutnya, kegagalan meraih hasil maksimal bukan karena adanya persoalan internal tim.
"Memang kita kurang berhasil saja dan kurang beruntung saja dalam pertandingan itu," jelasnya.
Dalam persiapan menghadapi PSPS, Herry juga mengungkapkan bahwa dirinya harus menjalani latihan dengan keterbatasan pendampingan staf pelatih. Namun, situasi tersebut tidak menghalanginya untuk mempersiapkan tim.
Ia menganggap kondisi itu sebagai risiko yang harus dijalani. Untuk menyiasatinya, komunikasi dan diskusi bersama pemain menjadi bagian penting dalam menentukan persiapan menghadapi pertandingan.
"Ya, itu memang sudah risiko. Jadi sekarang walaupun mungkin staf pelatih tidak ada, tapi saya bisa bekerja sama dengan para pemain dan para pemain sangat membantu," lanjut Herry.
Herry menyebut pembahasan bersama pemain difokuskan pada hal-hal yang perlu dilakukan untuk menghadapi PSPS. Ia ingin seluruh pemain memiliki kesiapan menyeluruh agar mampu kembali menunjukkan performa terbaik.
"Kita diskusi apa yang akan dilakukan terbaik untuk besok lawan PSPS Pekanbaru. Tentu semuanya sudah kita siapkan, dari mental, tenaga, pikiran. Kita coba push lagi para pemain agar kembali lagi ke permainan terbaiknya," pungkasnya.
Sementara itu, tekad untuk bangkit juga disampaikan pemain PSGC Ciamis, Zikri. Ia memastikan para pemain telah siap menghadapi PSPS Pekanbaru meskipun timnya baru saja melewati sejumlah pertandingan dengan hasil kurang memuaskan.
Menurut Zikri, kekalahan yang dialami sebelumnya menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh pemain untuk memperbaiki penampilan.
Ia menyebut kondisi pemain saat ini dalam keadaan siap dan berharap persiapan yang telah dilakukan bisa menghasilkan kemenangan di Pekanbaru.
"Kondisi pemain semua sudah siap untuk menghadapi PSPS Pekanbaru di laga malam besok. Untuk mental, mungkin pemain sudah mempersiapkan semua," ujarnya.
Zikri tidak menutupi bahwa rentetan kekalahan sempat memengaruhi kondisi mental para pemain. Namun, ia menegaskan PSGC tidak ingin terus terpuruk dan bertekad menjadikan pertandingan melawan PSPS sebagai momentum kebangkitan.
"Melihat ke belakang, kami mengalami kekalahan dan untuk ke depan kami harus bangkit. Semoga di malam besok kami mendapatkan tiga poin maksimal dan bisa merebut hasil yang baik di Pekanbaru," ungkapnya.
Ia juga menegaskan optimisme menjadi modal penting bagi PSGC dalam menjalani setiap pertandingan. Kendati harus bermain di kandang lawan, Zikri berharap timnya tetap mampu menunjukkan permainan terbaik.
"Menurut saya, semua pertandingan kami harus optimistis untuk memenangkan pertandingan. Mungkin secara mental kami agak kurang karena beberapa pertandingan mengalami kekalahan," tuturnya.
Karena itu, menghadapi PSPS menjadi kesempatan bagi Zikri dan rekan-rekannya untuk membuktikan bahwa PSGC mampu bangkit dari situasi sulit.
"Di Pekanbaru insyaallah kami harus bangkit untuk memenangkan pertandingan. Semoga berhasil dan bisa mendapat tiga poin untuk dibawa pulang ke Ciamis," harapnya.
Selain membenahi mentalitas, PSGC juga menaruh perhatian terhadap kesiapan lini pertahanan.
Menghadapi PSPS Pekanbaru, Zikri menyebut timnya telah memiliki taktik tersendiri untuk mengantisipasi permainan lawan.
Ia mengatakan, keberhasilan menjalankan strategi tersebut sangat bergantung pada kedisiplinan seluruh pemain dalam mengikuti instruksi pelatih selama pertandingan.
"Ya, mungkin kami sudah ada taktik tersendiri dari head coach. Mungkin akan kami gunakan nanti di pertandingan melawan PSPS Pekanbaru," katanya.
Zikri berharap seluruh pemain mampu menerapkan strategi yang telah disiapkan sehingga PSGC bisa tampil lebih baik dan mengantisipasi tekanan yang diberikan PSPS.
"Semoga kami bisa mengikuti instruksi dari head coach dan teman-teman bisa menjalankan semua taktikal itu," pungkasnya.

