RIAU ONLINE, PEKANBARU - Garudayaksa FC sukses mencuri kemenangan tipis dari PSPS Pekanbaru dalam laga penuh drama yang berlangsung panas hingga menit-menit akhir.
Meski hanya bermain dengan sembilan orang, skuad asuhan Khamid Mulyono mampu mempertahankan keunggulan dan pulang dari Stadion Kaharuddin Nasution dengan tiga poin berharga.
Pelatih Garudayaksa FC, Khamid Mulyono, mengakui bahwa PSPS tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Namun, menurutnya, fokus dan ketenangan menjadi kunci kemenangan timnya.
"PSPS bermain cukup bagus, bukan berarti kita tidak punya peluang. Kami justru memiliki konsentrasi yang bagus hingga akhir pertandingan. Meski hanya bermain dengan 9 orang, para pemain tetap tenang dan disiplin," ujar Khamid seusai pertandingan, Senin, 24 November 2025.
Drama terjadi di menit-menit akhir, ketika PSPS mendapat hadiah penalti. Tetapi kiper Garudayaksa FC, Everton, tampil heroik dengan menepis eksekusi itu dan memastikan keunggulan timnya tetap terjaga.
"Everton melakukan penyelamatan gemilang saat penalti di menit akhir babak kedua. Saya memuji mentalitas pemain yang mampu berjuang hingga akhir dan meraih 3 poin dari markas PSPS Pekanbaru," lanjut Khamid.
Pelatih berpengalaman itu juga memberikan dukungan moral untuk tim tuan rumah yang sudah memberikan perlawanan keras.
"Kita berdoa semoga PSPS tampil lebih baik lagi dan bisa menambah poin ke depannya," pungkasnya.
Tidak hanya pelatih yang bersuara, pahlawan kemenangan Garudayaksa FC, Agus Nova Wiantara, juga memberikan komentarnya. Pemain yang menjadi pencetak gol tunggal itu menegaskan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim.
"Kerja keras tim sangat membantu kami meraih kemenangan di markas lawan. Semua pemain berjuang tanpa kenal lelah, dan saya bersyukur bisa mencetak gol yang menentukan," kata Agus Nova.
Kemenangan ini membuat Garudayaksa FC semakin mantap di papan atas klasemen, sementara PSPS harus kembali mengevaluasi performa setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang, termasuk penalti penting di akhir laga.

