RIAU ONLINE, PEKANBARU – Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso harus bekerja keras memaksimalkan pemain yang ada untuk menghadapi putaran kedua Liga 2 Indonesia musim 2025/2026. Pasalnya, Transfer Windows atau jendela transfer pemain belum dibuka sehingga tim berjuluk Askar Bertuah itu belum bisa menambah kekuatan baru.
Putaran kedua Liga 2 dijadwalkan bergulir pekan ini. PSPS akan langsung menghadapi tantangan berat pada laga perdana putaran kedua melawan Bekasi City FC di Stadion Kaharuddin Nasution, Kamis 13 November 2025 malam.
Bursa transfer paruh musim Liga 2 baru akan dibuka pada 10 Januari 2026 mendatang. Kondisi ini membuat peluang PSPS untuk menurunkan pemain baru di paruh kedua musim sangat kecil.
Padahal, tambahan amunisi baru diharapkan dapat memperbaiki posisi PSPS di klasemen sementara Grup A Liga 2, sekaligus menjaga asa untuk lolos ke Liga 1 musim depan.
Pelatih kepala PSPS Pekanbaru, Aji Santoso menegaskan dirinya tetap optimistis menghadapi putaran kedua meski belum bisa menambah pemain. Ia menargetkan timnya mampu mempertahankan rekor positif saat bermain di kandang sendiri.
“Yang jelas, saya akan berusaha semaksimal mungkin dengan pemain yang ada. Kalau nanti ada penambahan pemain, kita menunggu jendela transfer. Tapi di kandang, saya ingin kita jangan sampai kalah,” ujar Aji di Pekanbaru, Sabtu 8 November 2025.
Ia menilai persaingan di klasemen masih terbuka lebar karena jarak poin antar tim cukup tipis.
“Perbedaan poin sangat tipis, kalau kita menang saja langsung ada peningkatan posisi. Jadi harus fokus di setiap pertandingan dan terus berusaha mendapatkan poin. Saat jendela transfer dibuka nanti, kita akan berusaha mengejar tim-tim di peringkat atas,” tambahnya.
Aji juga mengungkapkan sejumlah agen pemain telah menawarkan nama-nama baru untuk memperkuat PSPS. Namun, ia menegaskan tidak ingin terburu-buru dalam memilih pemain tambahan agar tidak salah rekrut.
“Banyak agen yang kirimkan pemain, tapi masih kita seleksi. Jangan sampai salah memilih, karena saya ingin pemain yang benar-benar siap bertarung dan membantu tim naik peringkat,” tegasnya.
Hingga akhir putaran pertama, PSPS Pekanbaru menempati peringkat ke-7 dengan 12 poin. Posisi ini masih terpaut 8 poin dari pemuncak klasemen Grup A, Garudayaksa FC.
Situasi tersebut membuat perjuangan PSPS untuk menembus dua besar semakin berat, mengingat hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke babak berikutnya yakni promosi langsung ke Liga 1 dan play-off promosi Liga 1.
Jika posisi PSPS tidak membaik hingga akhir fase grup, maka tim kebanggaan masyarakat Riau itu harus kembali menunda ambisi untuk promosi ke Liga 1 pada musim berikutnya.

