RIAU ONLINE, PEKANBARU — Tekanan dari suporter PSPS Pekanbaru kembali terasa jelang laga kandang menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat 10 Oktober 2025 sore pukul 15.30 WIB.
Setelah ditinggalkan Ilham Romadhona dan Kurniawan Dwi Yulianto, sorotan kini beralih kepada Ibnu Grahan, yang ditunjuk sebagai caretaker tim berjuluk Askar Bertuah.
Para suporter berharap besar kepada Ibnu untuk membawa PSPS meraih kemenangan perdana di Liga 2 musim ini, apalagi laga kali ini akan digelar di kandang sendiri dan disaksikan ribuan pasang mata.
Ibnu Grahan, menyadari tekanan tersebut namun menegaskan dirinya bersama staf pelatih dan para pemain siap tampil maksimal demi kebanggaan publik Riau.
“Suporter hanya menginginkan timnya main ngotot dan memenangkan pertandingan termasuk manajemen dan pemilik juga mengharapkan hal yang sama,” ujar Ibnu, Kamis 9 Oktober 2025.
Ia berharap Stadion Kaharuddin Nasution dapat menjadi tempat yang membawa keberuntungan bagi timnya.
“Mudah-mudahan Stadion Kaharuddin Nasution bersahabat untuk saya, staf pelatih, dan para pemain. Kami ingin menang di kandang, apalagi melawan Sriwijaya,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih PSPS Pekanbaru, Agus Sugeng Riyanto menganggap tekanan dari suporter adalah bagian alami dari dinamika sepak bola.
Menurutnya, dukungan dan doa masyarakat Pekanbaru justru menjadi energi besar bagi tim untuk tampil lebih baik.
“Tekanan dari suporter itu bagian dari sepak bola. Semua orang ingin PSPS menang, dan saya sangat memahami keinginan warga Pekanbaru,” ujar Agus.
Namun, ia menekankan kemenangan tidak hanya ditentukan oleh taktik dan semangat, tetapi juga oleh kerja sama dan keberuntungan.
“Salah satu hal pokok untuk menang itu cuma satu: kita harus beruntung. Tapi untuk bisa beruntung, kita harus berjuang bersama, bekerja sama, dan berdoa bersama. Tidak bisa dilakukan sendiri,” jelasnya.
Agus juga berpesan kepada para suporter agar terus memberikan dukungan positif selama pertandingan berlangsung.
“Kalau kita sudah berjuang habis-habisan tapi penonton tidak mendukung, Tuhan juga marah,” ucapnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan demi kebangkitan sepak bola Pekanbaru.
“Saya mengajak semua pihak mendukung PSPS Pekanbaru dengan baik. Mari jalankan sepak bola di Pekanbaru dengan jujur, bahagia, dan diridai Tuhan,” tutupnya.
Laga menghadapi Sriwijaya FC akan menjadi momen penting bagi PSPS Pekanbaru untuk membuktikan diri setelah hasil kurang memuaskan di awal kompetisi.
Dukungan penuh suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan mampu menjadi suntikan motivasi bagi tim Askar Bertuah untuk meraih tiga poin berharga di hadapan publik sendiri.

