RIAU ONLINE, PEKANBARU - Menjelang laga lanjutan Liga Championship Garudayaksa FC melawan PSPS Pekanbaru, Senin, 28 September 2025, pukul 15.30 WIB, Pelatih PSPS Pekanbaru, Ilham Romadhona tegaskan keputusannya mengundurkan diri.
Dinamika internal PSPS yang tengah mengalami gejolak, jelang menghadapi klub milik Prabowo Subianto tersebut.
Ilham secara terbuka menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena tekanan dari suporter atau pihak eksternal, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap para pemain.
"Seorang pelatih harus siap menghadapi tekanan. Dan tentu kami harus menjaga kondusifitas tim terutama untuk para pemain. Demi kenyamanan pemain, untuk individu dan masa depan mereka," jelasnya.
"Jadi mundurnya saya ini bukan karena tekanan suporter, tapi demi kenyamanan pemain," tambah Ilham.
Lebih lanjut, Ilham juga mengonfirmasi bahwa kabar pengunduran dirinya bukan sekadar rumor, melainkan sebuah keputusan yang telah ia buat dengan matang.
"Intinya saya ingin sampaikan informasi diawal tentang pengunduran saya memang sudah santer. Saya tidak akan menarik apa yang sudah saya ucapkan, tapi keberadaan saya sekarang disini karena saya tetap mengikuti aturan regulasi yang ada. Sampai ada pelatih pengganti," tegasnya.
Meski berada dalam situasi tersebut, Ilham tetap menunjukkan profesionalitas dan komitmennya terhadap tim.
"Ini juga menjadi bentuk profesionalitas serta kecintaan saya terhadap tim PSPS dan pemain. Mudah-mudahan besok bisa berbuat yang terbaik," tutupnya.
Laga antara Garudayaksa FC vs PSPS Pekanbaru diprediksi akan berlangsung ketat dan penuh emosi.
Bukan hanya karena performa Garudayaksa FC yang sedang on fire, tapi juga karena situasi internal PSPS yang akan diuji mentalitasnya pasca pengumuman mengejutkan dari pelatih mereka.

